Doran Corporate – Mungkin tidak semua orang paham mengenai PTSL, namun hingga saat ini pemerintah menggunakan drone untuk mempercepat PTSL dan memenuhi target sebesar 236 bidang tanah. Guna mempermudah kinerja pemerintahan, BPN (Badan Pertanahan Nasional) mulai menggunakan drone untuk pemetaan tanah sejak tahun 2023 ini.Â
Apa Itu Drone dan PTSL?

Seperti yang sudah diketahui, drone adalah pesawat terbang tanpa awak atau biasa juga disebut dengan UAV (Unmanned Aerial Vehicles). Kelebihan drone adalah dapat dikendalikan dengan jarak jauh menggunakan remote control dengan berbagai fitur yang bisa digunakan untuk berbagai jenis pekerjaan termasuk dalam memetakan tanah.Â
Sedangkan PTSL adalah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap, yaitu suatu program pemerintah yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sertifikat tanah secara gratis sehingga mampu menghindari sengketa dan perselisihan di kemudian hari.Â
Sementara itu, pemerintah menargetkan ada 126 juta bidang tanah yang terdata melalui program PTSL ini. Karena itulah, untuk memudahkan pekerjaan, pemerintah menggunakan drone sebagai salah satu alat penting untuk memetakan tanah dengan lebih mudah, praktis, dan cepat.Â
Baca juga: Manfaat Drone untuk Pengukuran Tanah dan Rekomendasinya
Manfaat Drone PTSLÂ

Sebagai informasi, penggunaan drone untuk PTS dimuali sejak tahun 2023 dan dilakukan melalui beberapa proses seperti pengukuran tanah, pendataan tanah, dan pendaftaran tanah. Dibandingkan dengan metode tradisional, pemanfaatan drone mempercepat dan meningkatkan akurasi dalam pemetaan lahan. Nah berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai penggunaan drone untuk PTSL.Â
1. Pendaftaran Tanah
Dalam pendaftaran tanah sistematis, drone memberikan kontribusi besar melalui pengukuran otomatis. Sensor canggih pada drone memastikan pengukuran lahan dengan tingkat akurasi yang tinggi. Kemampuan kamera drone untuk mengambil gambar dari sudut-sudut yang sulit dijangkau oleh petugas memberikan data yang lebih lengkap.
2. Pengecekan Lahan
Drone digunakan untuk mengecek kondisi lahan secara rinci, fokus pada topografi, vegetasi, dan kondisi tanah. Informasi ini menjadi berharga untuk pemilik tanah dalam pengembangan dan perencanaan masa depan lahan mereka.
3. Pembuatan Peta
Kamera drone memberikan hasil pengecekan geospasial dengan akurasi tinggi, memudahkan proses pembuatan peta tanah. Penggunaan drone juga memfasilitasi pengelompokan dan pengolahan data lahan, menyederhanakan proses pendaftaran.
4. Efektif dan AkuratÂ
Drone terbukti sangat efektif untuk pemetaan lahan dengan luasan 0-35 hektar, tinggi terbang maksimal 200 meter, dan menghasilkan citra resolusi tinggi hingga ukuran cm. Dalam rentang waktu 15-25 menit per penerbangan, drone mampu mencakup kategori luasan sekitar 20-50 hektar, mempercepat proses pemetaan. Untuk lahan yang lebih luas, drone juga bisa memberikan akurasi tinggi, kemampuan menjangkau daerah sulit diakses, dan bantuan dalam pengumpulan data yang lebih cepat.
5. Penekanan BiayaÂ
Dilansir dari technogis.co.id, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Bidang Pertanahan Nasional menyoroti bahwa pemanfaatan drone diharapkan dapat mengurangi biaya dalam pelaksanaan program ini. Dalam prosesnya, drone akan digunakan untuk mengumpulkan data fisik melalui pengukuran bidang tanah, mempercepat dan mempermudah proses pengukuran secara efisien.
Penggunaan drone tidak hanya meningkatkan efisiensi tetapi juga membantu meminimalisir kesalahan. Dibandingkan dengan pengolahan manual, drone mengakses data secara langsung melalui pemindaian, memberikan hasil yang akurat dan mudah diakses.
PTSL memiliki dampak signifikan dalam pembangunan ekonomi masyarakat pedesaan. Pendaftaran tanah yang sah membantu mencegah sengketa dengan mengklarifikasi batas-batas kepemilikan tanah. Hal ini memungkinkan pemilik tanah untuk mengelola dan mengembangkan propertinya sesuai dengan kebutuhan.
Penerapan drone dalam PTSL dinilai sangat efektif, sejalan dengan target Kementerian ATR/BPN menuju Indonesia Lengkap yang terpetakan pada tahun 2025. Kemudahan penggunaan teknologi drone telah terbukti dalam berbagai sektor, memperkuat efisiensi pengambilan data tersebut.
Baca juga: 5 Proses Membuat dan Contoh Surat Izin Menerbangkan Drone
Rekomendasi Drone untuk PTSLÂ
Berikut adalah rekomendasi drone untuk kebutuhan PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) dan pengukuran lahan, dengan penjelasan dalam bentuk paragraf per nomor agar lebih mudah dipahami.
1. DJI Mavic 3 Enterprise

DJI Mavic 3 Enterprise merupakan drone multirotor profesional yang sangat populer untuk pekerjaan pemetaan skala kecil hingga menengah, termasuk proyek PTSL tingkat desa. Drone ini dilengkapi kamera 4/3 CMOS 20MP dengan mechanical shutter yang mampu meminimalkan efek blur saat pengambilan gambar udara.
Dukungan modul RTK memungkinkan akurasi posisi hingga level sentimeter, sehingga sangat ideal untuk kebutuhan pengukuran tanah yang presisi tanpa terlalu banyak Ground Control Point (GCP). Dengan waktu terbang hingga 45 menit dan kemampuan memetakan sekitar 2 km² dalam satu kali terbang, Mavic 3 Enterprise menjadi pilihan efisien bagi tim survey lapangan yang membutuhkan perangkat ringkas, cepat digunakan, dan mudah dibawa ke berbagai lokasi.
2. WingtraOne GEN II

WingtraOne GEN II adalah drone tipe fixed-wing dengan sistem VTOL (Vertical Take-Off and Landing) yang menggabungkan keunggulan lepas landas vertikal seperti multicopter dengan efisiensi jelajah fixed-wing. Drone ini sangat cocok untuk proyek PTSL skala kabupaten atau pemetaan lahan luas hingga ratusan hektar dalam satu misi.
Dengan waktu terbang hingga 59 menit dan dukungan RTK/PPK berakurasi 1–3 cm, Wingtra mampu menghasilkan data topografi yang sangat presisi. Kamera beresolusi tinggi hingga 61MP juga mendukung detail citra yang optimal untuk pembuatan orthomosaic dan model 3D. Drone ini sangat efisien untuk perusahaan survey besar atau proyek pemerintah berskala luas yang membutuhkan cakupan area maksimal dalam waktu singkat.
3. SenseFly eBee X

SenseFly eBee X adalah drone fixed-wing ringan yang dirancang khusus untuk kebutuhan mapping profesional. Dengan waktu terbang hingga 90 menit, drone ini mampu memetakan area hingga sekitar 500 hektar dalam satu kali penerbangan, menjadikannya sangat efisien untuk survey perkebunan, kawasan industri, maupun proyek agraria berskala besar.
Sistem RTK/PPK yang tersedia memungkinkan akurasi hingga 1,5 cm, sehingga data yang dihasilkan dapat langsung digunakan untuk kebutuhan pengukuran presisi tinggi. eBee X menggunakan metode hand launch dan belly landing, sehingga tetap fleksibel digunakan di area terbuka tanpa membutuhkan runway khusus. Drone ini sangat cocok bagi tim survey yang sering menangani proyek luas dan membutuhkan efisiensi waktu maksimal.
4. Autel EVO Max Series

Autel EVO Max Series merupakan drone enterprise multirotor yang dirancang untuk menghadapi lingkungan kompleks, termasuk area urban dengan gangguan sinyal GNSS tinggi. Drone ini memiliki sistem obstacle avoidance 720° berbasis sensor fusion yang sangat membantu saat terbang di area padat bangunan atau dekat infrastruktur.
Dengan dukungan modul RTK opsional dan kamera resolusi tinggi hingga 50MP, EVO Max dapat digunakan untuk pemetaan skala menengah serta inspeksi teknis. Keunggulan lainnya adalah kemampuan anti-interference yang kuat dan fitur keamanan data tingkat enterprise. Drone ini cocok untuk perusahaan yang bekerja di lingkungan perkotaan atau lokasi dengan tantangan sinyal tinggi.
5. Parrot ANAFI Ai

Parrot ANAFI Ai adalah drone profesional yang mengandalkan konektivitas 4G sebagai jalur komunikasi utama antara drone dan operator. Fitur ini sangat membantu untuk operasi jarak jauh atau area dengan hambatan visual. Dengan kamera 48MP dan kemampuan photogrammetry otomatis, ANAFI Ai cocok untuk pemetaan skala kecil hingga menengah seperti kawasan perumahan atau area perkotaan.
Sistem keamanan siber yang kuat dengan Secure Element menjadikannya pilihan menarik bagi instansi yang memprioritaskan perlindungan data. Walaupun cakupan areanya tidak sebesar fixed-wing, drone ini tetap efektif untuk proyek ukur tanah dengan mobilitas tinggi dan kebutuhan konektivitas stabil.
Baca juga: Menerbangkan Drone Saat Hujan, Ini yang Harus Diperhatikan!
PenutupÂ
Nah, itulah penjelasan seputar Drone PTSL yang wajib Anda ketahui. Jika Anda ingin membeli drone untuk PTSL, pastikan untuk membeli berbagai macam drone DJI Enterprise yang bisa Anda pilih hanya di Doran Corporate. Semua produk yang kami sediakan merupakan produk original dengan garansi resmi. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi CS kami melalui WhatsApp.Â

