• Home
  • Blog
  • Spesifikasi DJI Agras T55: Keunggulan & Penggunaannya untuk Pertanian Skala Menengah

Spesifikasi DJI Agras T55: Keunggulan & Penggunaannya untuk Pertanian Skala Menengah

DJI Agras T55 - FI

Doran Corporate – Memasuki pertengahan tahun 2026, DJI Agriculture kembali merilis drone penyemprotan terbaru DJI Agras T55. Drone ini disebut-sebut memiliki sistem keselamatan yang canggih dengan daya angkut besar. Seperti apa keunggulan dan fitur yang dimilikinya? Anda bisa simak selengkapnya dalam artikel kali ini!

Spesifikasi Teknis DJI Agras T55

Sebelum mengetahui keunggulan dari drone pertanian terbaru ini, ada baiknya Anda ketahui pula tentang spesifikasi teknis DJI Agras T55:

Bobot Drone 45 kilogram (dengan baterai DB1050)
48,4 kilogram (dengan baterai DB1580)
Dimensi 3.190 x 3.570 x 934 mm (saat terbuka)
1.120 x 896 x 934 mm (saat dilipat)
Radius Penerbangan Maksimal 2 kilometer
Suhu Operasional 0° sampai 40° Celsius
Ketahanan Terhadap Angin Maksimal 6m/s
Kapasitas Tangki Semprot 50 kilogram
Muatan Penyemprotan Maksimal 50 kilogram
Jumlah Nozzle 2 nozzle standar
4 nozzle opsional
Ukuran Butiran Cairan 50 sampai 500 mikrometer
Laju Aliran Penyemprotan Maksimal 40 liter per menit (2 nozzle)
50 liter per menit (4 nozzle)

Baca juga: 9 Rekomendasi Drone Pertanian DJI Terbaik dan Softwarenya

Fitur dan Keunggulan DJI Agras T55

DJI Agras T55 - Fitur dan Keunggulan
sc: DJI Agriculture

Sebagaimana dirangkum dari laman website DJI Agriculture, ada lima keunggulan utama yang dimiliki drone semprot untuk industri agraria ini. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Sistem Penyemprotan yang Bikin Lebih Cepat

Pertama adalah dari segi kapasitas tangkinya yang besar hingga 50 liter dengan muatan untuk cairan hingga 50 kilogram. Kapasitas tersebut memungkinkan drone membawa lebih banyak cairan dalam sekali penerbangan sehingga frekuensi pengisian ulang dapat dikurangi.

Konfigurasi standar menggunakan dua nozzle sentrifugal dengan laju aliran maksimal 40 liter per menit. Pengguna dapat menambahkan dua nozzle opsional untuk meningkatkan laju aliran hingga 50 liter per menit dan mempercepat proses penyemprotan.

Ukuran butiran cairan dapat diatur antara 50 sampai 500 mikrometer dengan lebar penyemprotan efektif sekitar 4 sampai 11 meter. Pengaturan tersebut memberikan fleksibilitas bagi operator untuk menyesuaikan hasil penyemprotan dengan kebutuhan tanaman, jenis cairan, dan kondisi lahan.

Baca juga: Cara Kerja Drone Pertanian dan Perannya dalam Transformasi Farming Modern

2. Penebaran Pupuk dan Benih Kapasitas Besar

DJI Agras T55 memiliki sistem untuk penebaran pupuk dan benih terbaik. Hal itu berkat dukungan DS80L Spreading System yang memiliki volume 80 liter dan mampu membawa material hingga 55 kilogram. Kapasitas besar ini membantu mengurangi frekuensi pengisian ulang ketika drone digunakan di area pertanian yang luas.

Sistem tersebut menggunakan screw feeder untuk mengalirkan material menuju piringan sentrifugal. Laju penebarannya dapat mencapai 400 kilogram per menit untuk pupuk campuran, dengan lebar kerja efektif antara 3 sampai 10 meter.

DJI menyediakan beberapa pilihan auger atau mekanisme ulir penyalur material untuk material berukuran sekitar 0,5 sampai 10 milimeter. Dengan pilihan tersebut, sistem dapat disesuaikan untuk menebarkan pupuk, benih padi, gandum, pakan, herbisida granula, dan insektisida granula.

3. Sistem Keamanan yang Unggul

DJI Agras T55 - Sistem Keamanan Unggul
sc: DJI Agriculture

Tak hanya memiliki sistem penyemprotan dan penebaran yang andal, drone ini juga dilengkapi dengan sistem keamanan dan keselamatan. Yakni dengan menggabungkan radar dan sistem kamera untuk memantau area di sekitar drone. Tri-vision system pada drone memiliki cakupan pandangan horizontal 360° dan vertikal 180° .

Sistem tersebut dapat mendeteksi rintangan hingga jarak 60 meter. Drone juga mendukung proses menghindari rintangan dengan kecepatan maksimal 13,8 meter per detik dan menjaga jarak aman sekitar 2,5 meter setelah berhenti dan melayang dengan stabil.

Berkat sistem teknologi ini membantu operator saat drone bekerja di sekitar pohon, bangunan, tiang, dan kontur lahan yang tidak rata. Namun, kemampuan sensor tetap dipengaruhi oleh kondisi cahaya, kebersihan sensor, dan karakter objek, sehingga pemeriksaan area sebelum penerbangan tetap diperlukan.

Baca juga: 7 Kesalahan Fatal Saat Menggunakan Drone Pertanian di Sawah yang Wajib Anda Hindari

4. Pengoperasian yang Mudah

Sebagian orang mungkin melihat operasional drone pertanian rumit. Namun, DJI Agras T55 menghadirkan pengalaman pengoperasian yang intuitif dan ramah bagi pengguna baru. Selain itu, juga mendukung pengoperasian otomatis untuk membantu mengurangi pekerjaan manual operator selama menjalankan misi pertanian.

Material desainnya dibuat dengan lebih ringan dan dibekali dengan pegangan baru. Di mana itu membantu dalam memudahkan drone dibawa oleh satu orang, dimasukkan ke dalam kendaraan, dan dipindahkan dari satu area kerja ke area lainnya.

Anda dapat mengoperasikan drone ini menggunakan controller DJI RC Plus 2 AG dengan layar sentuh 7 inci beresolusi 1.920 x 1.200 piksel. Tingkat kecerahan layar mencapai 1.400 nit sehingga informasi penerbangan tetap dapat terlihat dengan jelas ketika digunakan di luar ruangan.

5. Baterai Andal di Berbagai Kondisi

Terakhi, keunggulan drone ini berada pada sistem baterainya yang dibekali dengan teknologi Onboard Battery Heat Sink. Teknologi ini dirancang untuk membantu menjaga kestabilan performa baterai ketika drone digunakan dalam kondisi lingkungan bersuhu tinggi.

Baterainya menggunakan tipe DB1050 berkapasitas 20.000 mAh dan DB1580 berkapasitas 30.000 mAh. Memungkinkan operator untuk memilih konfigurasi baterai berdasarkan kebutuhan muatan, durasi kerja, dan jenis perangkat yang dipasang pada drone.

Baterai DB1050 dapat diisi dari 30 persen hingga 95 persen dalam waktu sekitar 8 sampai 9 menit menggunakan D8000iE Multifunctional Inverter Generator atau C7000 Smart Charger. Pengisian cepat tersebut membantu mengurangi waktu tunggu saat drone digunakan untuk pekerjaan berulang di lapangan.

Baca juga: Mengenal Cara Kerja Drone Sprayer untuk Lahan Pertanian

Cocok untuk Penggunaan Apa Saja DJI Agras T55?

DJI Agras T55 - Cocok untuk Siapa
sc: DJI Agriculture

Jika dilihat dari kapasitas tangkinya, DJI Agras T55 bisa digunakan untuk berbagai misi pertanian di lahan dengan skala menengah hingga besar. Operator bisa menggunakannya untuk aktivitas:

  1. Pengaplikasian cairan pertanian dengan dukungan tangki 50 liter dan sistem nozzle sentrifugal. Ukuran butiran dan lebar penyemprotan dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan tanaman, kondisi lahan, dan jenis cairan yang digunakan.
  2. Peneybaran pupuk, benih, hingga pakan dengan DS80L Spreading System . Termasuk material untuk pertanian lainnya yang berbentuk butiran dan alirannya pun bisa disesuaikan.
  3. Pengangkutan perlengkapan pertanian saat dipasangkan dengan DL100 Lifting System untuk membawa muatan hingga 40 kilogram menggunakan kabel sepanjang 10 meter. Terutama dalam mengangkut perlengkapan atau kebutuhan operasional ke area yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Baca juga: 7 Manfaat Drone Sprayer untuk Tingkatkan Hasil Panen

Penutup

Dari ulasan tersebut dapat disimpulkan jika drone pertanian DJI Agras T55 bisa diandalkan untuk penyemprotan dan penebaran material pertanian di lahan berskala menengah dan besar. Sementara itu, sistem pendeteksi rintangannya membuat penerbangan semakin aman dan nyaman.

Jika Anda tertarik dengan penggunaan drone pertanian dari DJI Agriculture sebagai inovasi sekaligus investasi industri agrikultur di masa depan, jangan ragu untuk menghubungi kami via WhatsApp Doran Corporate. Tim kami akan membantu Anda terkait informasi seputar spesifikasi produk, pengadaan, hingga demo unit.

Artikel Terkait:

July 16, 2026

July 15, 2026

July 14, 2026

July 13, 2026

July 10, 2026

July 9, 2026