Doran Corporate – DJI AP100 resmi dirilis beberapa waktu lalu. Parasut canggih ini dirancang khusus untuk mendukung keamanan penerbangan drone DJI Matrice 400. Berkat sejumlah fitur terbaik yang dimilikinya, parasut ini mampu memperlambat laju jatuh drone sehingga risiko kerusakan pada perangkat, muatan, bangunan, dan orang di sekitar dapat diminimalisir. Simak spesifikasi dan keunggulannya dalam artikel kali ini.
Spesifikasi DJI AP100
Berikut tabel spesifikasi DJI AP100 dari segi teknis sebagaimana dilansir dari laman DJI Enterprise:
| Dimensi | 182 x 171 x 157 mm, termasuk bracket |
| Bobot | Sekitar 935 gram, termasuk brack |
| Bobot Take Off Maksimum | 15.8 kilogram |
| Kompatibilitas Drone | DJI Matrice 400 |
| Suhu Operasional | -20°C hingga 50°C |
| Posisi Pemasangan | Bagian belakang DJI Matrice 40 |
| Sertifikasi Ketahanan | IP55 |
| Material Kanopi | Nylon |
| Deployment Manual | DJI Pilot 2, Flight Termination System |
| Deployment Otomatis | Geocaging |
Baca juga: 7 Kelebihan DJI Matrice 400 sebagai Drone Flagship Industri
Keunggulan DJI AP100

Mengenai keunggulan dari parasut drone ini setidaknya ada lima poin utama yang membuatnya ideal untuk berbagai misi dan operasional drone enterprise. Beberapa keunggulan tersebut di antaranya:
1. Parasut Terbuka Otomatis dalam 0.6 Detik
Parasut drone ini dapat terbuka secara otomatis ketika drone sedang dalam masalah hanya dalam waktu 0.6 detik saja. Cara kerjanya, saat sistem mendeteksi perubahan manuver atau kecepatan terbang yang tidak normal, parasut dapat terbuka secara otomatis untuk memperlambat laju penurunan DJI Matrice 400.
Selain itu, operator juga dapat membuka parasut secara manual melalui slider pada aplikasi DJI Pilot 2. Untuk penggunaan di negara dan regional tertentu, proses deployment jarak jauh bisa dilakukan lewat fitur Flight Termination System di DJI FlightHub 2. Begitu juga fitur teknologi Geocaging juga dapat digunakan untuk memicu sistem ketika drone melewati batas area penerbangan yang telah ditentukan.
Kemudian, setelah parasut terbuka pada ketinggian yang aman, secara perlahan kecepatan drone akan menurun dan bisa distabilkan kembali hingga maksimal 5 meter per detiknya. Hal ini mampu meredam dan mengurangi dampak benturan saat drone mencapai permukaan.
2. Tetap Berfungsi Meski Sistem Drone Bermasalah
DJI AP100 dapat tetap bekerja meskipun sistem utama DJI Matrice 400 mengalami gangguan. Hal ini karena AP100 memiliki sensor, sistem kontrol, jalur komunikasi, dan sumber daya sendiri. Â Selama penerbangan, sistem AP100 akan membandingkan data dari drone dengan data yang dibaca oleh sensornya.
Cara kerja ini membantu parasut mengenali kondisi yang benar benar berbahaya, sekaligus mencegah parasut terbuka secara tidak sengaja. DJI AP100 juga dibekali dua kapasitor internal yang dapat menyediakan daya cadangan selama sekitar satu jam.
Jadi, meskipun daya utama drone terputus, sistem masih dapat memantau kondisi penerbangan dan membuka parasut saat diperlukan. Keunggulan ini membuat parasut dapat memberikan perlindungan ketika sistem drone tidak lagi dapat bekerja dengan normal.
Baca juga: Sistem Navigasi Drone Enterprise: Teknologi di Balik Operasi Udara Modern
3. Motor Berhenti Otomatis Sebelum Parasut Terbuka

Sebelum parasut terbuka, DJI AP100 akan mematikan motor penggerak drone DJI Matrice 400 secara otomatis dengan waktu yang sangat cepat. Tujuannya adalah ketika motor drone dimatikan, baling-baling tidak terkena tali maupun kain parasut saat terbuka. Dengan begitu, parasut bisa mengembang secara optimal dan bekerja secara aman pada waktu memperlambat kecepatan drone.
Di lain sisi, sistem penghentian otomatis di parasut bekerja secara mandiri menggunakan FTS. Artinya, sistem tersebut tidak bergantung pada teknologi atau sistem utama di drone. Jadi, saat drone DJI Matrice 400 mengalami kendala teknis maupun gangguan serius, parasut dapat menghentikan motor drone dan membuka kain untuk perlindungan tambahan.
4. Kondisi Parasut Dipantau Secara Otomatis
Operator drone pun tak perlu khawatir terhadap kondisi parasut sebelum maupun setelah digunakan. Teknologi dari DJI AP100 memiliki kemampuan pemeriksaan parasut secara otomatis. Mulai dari drone DJI Matrice 400 dinyalakan hingga drone selesai digunakan. Sistem ini berfungsi untuk memantau komponen penting, termasuk mekanisme pembuka parasut dan jalur komunikasinya.
Ketika ditemukan gangguan, maka operator akan mendapatkan notifikasi peringatan lewat aplikasi DJI Pilot 2. Kemampuan ini penting untuk mengetahui kondisi parasut sebelum drone lepas landas tanpa harus memeriksa setiap komponen secara manual yang bisa memakan waktu lama.
Nantinya, setelah parasut terbuka, AP100 akan menyalakan alarm suara dan lampu berkedip selama sekitar satu jam. Fitur ini membantu memperingatkan orang di sekitar lokasi pendaratan sekaligus memudahkan operator menemukan posisi drone setelah terjadi pendaratan darurat.
5. Andal untuk Operasi Enterprise
Dari segi desain, parasut ini sangatlah ringkas dan praktis dengan bobot hanya 935 gram saja. Anda dapat memasangnya di bagian belakang drone DJI Matrice 400. Posisi pemasangannya tidak menghalangi baterai maupun payload, sehingga drone tetap dapat digunakan dengan bobot lepas landas maksimum hingga 15,8 kilogram.
Perangkat parasut ini juga memiliki perlindungan IP55 serta dapat bekerja pada suhu minus 20 derajat Celsius hingga 50 derajat Celsius, sehingga tetap sesuai digunakan di lingkungan berdebu, hujan ringan, area industri, maupun wilayah dengan suhu ekstrem.
Selain itu, parasut mendukung persyaratan keamanan keselamatan EASA C5 dan CAA UK5. Untuk klasifikasi C6 dan UK6, sistem harus mendapatkan sertifikasi dari pabrik. Dukungan ini dapat membantu penggunaan drone di area  padat dan penerbangan jarak jauh di luar jangkauan pandangan langsung, sesuai peraturan yang berlaku di masing masing regional dan negara.
Baca juga: 8 Fitur Drone Keamanan Publik yang Wajib Anda Ketahui!
Cocok untuk Penggunaan Apa Saja Parasut DJI AP100?

DJI AP100 tidak hanya dirancang khusus untuk melindungi perangkat saat terjadi gangguan penerbangan. Sistem ini dapat menjadi bagian dari manajemen risiko dalam berbagai operasi DJI Matrice 400 yang lebih besar. Beberapa di antaranya seperti skenario berikut sebagaimana dilansir dari laman Heliguy:
1. Patroli dan Keamanan Publik
Dalam skenario misi patroli dan keamanan publik, Anda dapat mengombinasikan drone DJI Matrice 400 bersama dengan DJI AP100, kamera DJI Zenmuse H30T, spotlight, dan speaker. Terutama untuk memantau lalu lintas, memberikan arahan di lokasi kecelakaan atau kecelakaan, hingga penyampaian informasi secara massif.
Pada skenario yang dilakukan di kawasan perkotaan ini, memang memiliki risiko tinggi. Mengingat kepadatan warga, kendaraan, hingga bangunan yang berada di jalur drone. Parasut ini memberikan sistem cadangan untuk mengurangi risiko drone jatuh terkena orang maupun benda atau bangunan di sekitarnya.
2. Pembersihan Fasad di Gedung Tinggi
Salah satu keunggulan DJI Matrice 400 adalah bisa membawa perlengkapan pembersih untuk membersihkan kaca atau fasad gedung tinggi. Untuk itu, drone harus diterbangkan dekat dengan permukaan gedung agar pembersihan berjalan efektif.
Dengan memasangkan parasut DJI AP100, penerbangan drone semakin aman ketika mengalami gangguan. Parasut pun mengurangi kecepatan jatuh dan meminimalisir kerusakan maupun risiko terkena orang, bangunan, maupun benda di sekitar. Lalu, ini juga penting sebagai salah satu standar prosedur utama keselamatan dan keamanan pembersihan di gedung tinggi.
3. Pengiriman Barang dan Medis Lebih Aman
Untuk kebutuhan pengiriman, DJI Matrice 400 dapat dipadukan dengan DJI AP100 dan kotak kargo untuk membawa dokumen, paket berukuran kecil, hingga perlengkapan medis. Penggunaannya meliputi pengiriman sampel laboratorium ke rumah sakit, distribusi perlengkapan medis darurat, pengantaran darah, serta pengiriman barang ke pulau atau daerah terpencil yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Dalam misi tersebut, DJI AP100 berperan sebagai sistem keselamatan tambahan selama penerbangan. Keberadaannya semakin penting ketika drone membawa muatan bernilai tinggi atau menempuh rute yang lebih jauh karena dapat membantu mengurangi risiko saat terjadi gangguan penerbangan.
Baca juga: 10 Rekomendasi Drone Security Terbaik untuk Keamanan Udara Lebih Maksimal
Penutup

Dari ulasan mengenai keunggulan dan spesifikasi DJI AP100 tersebut, dapat disimpulkan bahwa perangkat ini memberikan nilai lebih dalam menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan drone DJI Matrice 400 di berbagai operasi. Termasuk meminimalisir dampak kerusakan yang lebih parah untuk operasi di kawasan perkotaan, area industri, gedung bertingkat, dan jalur pengiriman.
Jika Anda memerlukan drone untuk kebutuhan enterprise seperti DJI Matrice 400 beserta aksesorisnya, Anda dapat berkonsultasi dengan kami seputar produk dan pengadaan melalui WhatsApp Doran Corporate. Tim profesional kami siap membantu memilih drone, payload, perangkat lunak, dan aksesori keselamatan yang sesuai dengan kebutuhan operasional.

