• Home
  • Blog
  • Apa Saja Perbedaan Supplier dan Distributor? Ini Penjelasannya!

Apa Saja Perbedaan Supplier dan Distributor? Ini Penjelasannya!

perbedaan supplier dan distributor

Doran CorporateIstilah supplier dan distributor pasti sudah sangat familiar.Apalagi bagi Anda yang terjun dalam dunia bisnis. Supplier dan distributor memiliki peran penting dalam penjualan suatu produk. Meskipun keduanya memiliki peran yang sama, namun terdapat perbedaan supplier dan distributor. Simak informasi selengkapnya dalam artikel kali ini.

Definisi Supplier dan Distributor

Sebelum beranjak ke perbedaan dari kedua pendukung operasional perusahaan, ada baiknya Anda untuk mengetahui definisinya. Secara umum, supplier adalah pihak yang memasok atau menjual bahan mentah ke pihak lain untuk diolah menjadi produk akhir yang siap digunakan.

Sementara itu, distributor adalah pihak yang membeli barang dan kemudian dijual kembali terutama kepada pengecer atau retail. Pada saluran distribusi, distributor bertindak sebagai salah satu perantara ketika produk perpindah dari produsen ke pengguna akhir (end user). 

Jadi, dapat disimpulkan bahwa supplier merupakan tangan pertama yang menyediakan barang. Sementara, distributor ialah pihak yang meneruskan dan menjual barang kepada pelanggan di tingkatan paling akhir akhir.

Baca juga : Apa Itu Corporate? Pengertian, Jenis, dan Bentuknya!

Perbedaan Supplier dan Distributor

Meski keduanya sama-sama memiliki peran dalam menyalurkan barang, tapi terdapat pula perbedaan yang perlu Anda ketahui. Berikut ini perbedaan supplier dan distributor dari beberapa segi. Mulai dari fungsi, jenis barang, hingga keuntungannya. 

1. Fungsi

perbedaan supplier dan distributor fungsinya
sc : freepik

Supplier memiliki beberapa fungsi, diantaranya :

  • Memastikan ketersediaan bahan baku sesuai dengan permintaan perusahaan yang membutuhkan.
  • Menjaga proses produksi dan mengontrol kualitas bahan baku agar tetap dalam kondisi baik.
  • Mengatur penyimpanan bahan baku sehingga tetap tersimpan dalam kondisi aman.
  • Mengatur proses pengiriman bahan baku supaya tetap aman dan sampai dengan tepat waktu yang telah disepakati.

Di sisi lain, fungsi dari distributor diantaranya:

  • Membantu mendistribusikan barang yang dihasilkan produsen kepada pelanggan, pengecer, maupun konsumen lain
  • Mendapatkan pelanggan yang sesuai dengan wilayahnya serta dapat melayani pelanggan dengan baik
  • Mengawasi kestabilan harga
  • Memudahkan konsumen untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan

2. Bentuk Penjualan dan Jenis Barang

supplier dan distributor
sc : freepik

Perbedaan lainnya yang dapat dilihat adalah dari bentuk penjualannya. Supplier menjual barang secara berkelanjutan kepada pihak lain untuk kegiatan produksi.  Misalnya, supplier bahan kain akan menyuplai kainnya kepada pengusaha konveksi. Nantinya, bahan tersebut akan diproduksi lebih lanjut, seperti dibuat menjadi celana, baju, kerudung, dan lain sebagainya. 

Kemudian hasil produksi dari konveksi tersebut akan dilanjutkan kepada distributor untuk dijual ke agen. Artinya, distributor menjadi tangan pertama setelah produsen dan bebas menjual ke agen manapun.

Jenis barang yang dijual oleh keduanya pun berbeda. Supplier akan menyediakan barang mentah untuk diproduksi. Sedangkan, distributor akan menawarkan barang jadi ataupun mentah, dan langsung diteruskan ke pengecer atau retail.

Baca juga : Apa Itu IPO dan Keuntungannya Bagi Sebuah Perusahaan?

4. Keuntungan

perbedaan supplier dan distributor keuntungan
sc : freepik

Terakhir, perbedaan distributor dan supplier dapat terlihat dari keuntungan yang dihasilkan. Dimana, supplier akan mendapatkan keuntungan secara langsung dari penjualan barang mentah ke pihak produsen. Sementara itu, distributor mendapat keuntungan dari potongan harga yang didapat ketika membeli barang dari produsen. 

Pada dasarnya, baik supplier maupun distributor, keduanya memiliki peranan yang penting dalam rantai bisnis. Produk yang ada saat ini tidak didatangkan langsung dari pabrikan. Sebab, ada proses yang cukup panjang hingga akhirnya produk bisa digunakan oleh konsumen akhir. Mulai dari, pengumpulan dan penyediaan bahan mentah oleh supplier, kemudian bahan mentah tersebut diproduksi oleh pabrik, lalu diteruskan oleh distributor yang nantinya diecerkan dan sampai di tanganmu.

Baca juga : Apa Itu Corporate Identity? Ini Manfaat dan Cara Membuatnya!

Tips Memilih Supplier dan Distributor yang Tepat

apa perbedaan supplier dan distributor
sc : freepik

Setelah memahami perbedaan supplier dan distributor, Anda dapat menentukan konsep dan strategi mana yang sesuai dengan kebutuhan dalam memilih keduanya. Oleh karena itu, berikut beberapa tips yang perlu Anda perhatikan dengan baik:

1. Kualitas Produk

Sebelum menentukan supplier dan distributor, pastikan produk yang disediakan sesuai dengan standar kualitas yang Anda inginkan. Dalam hal ini, Anda juga dapat meminta sampel dari bahan yang ditawarkan. Dengan begitu, dapat membantu Anda menemukan kualitas yang bagus.

2. Pengalaman dan Reputasi

Pilih supplier atau distributor yang memiliki pengalaman dan reputasi yang baik dalam industri. Pihak yang sudah terbukti dapat diandalkan cenderung memberikan hasil yang lebih konsisten. Hal ini pun sangat berguna supaya Anda tidak tertipu oleh supplier maupun distributor.

3. Kapasitas dan Kemampuan

Periksa kapasitas produksi (untuk supplier) atau distribusi (untuk distributor) yang dimiliki. Pastikan bahwa mereka dapat memenuhi kebutuhan Anda saat ini maupun di masa depan. Dengan begitu, baik langsung maupun tak angsung akan menentukan keberlangsungan bisnis Anda kedepannya.

4. Harga yang Seimbang

Bandingkan harga antara beberapa opsi, tetapi selalu pertimbangkan hubungan antara harga dan kualitas. Harga yang terlalu rendah bisa jadi mengorbankan kualitas. Namun  bisa juga sebaliknya, harga yang mahal belum tentu kualitas barangnya terjamin. Maka dari itu, pastikan harganya sudah sesuai dengan kualitas produk yang ditawarkan oleh mereka.

5. Etika Bisnis dan Kerja Sama

Terakhir, pilih supplier atau distributor yang sejalan dengan nilai-nilai bisnis. Kemampuan untuk berkolaborasi dan berkomunikasi dengan baik juga penting. Biasanya para supplier biasanya memiliki perjanjian kerja yang sifatnya terikat dengan bisnis lain. Mereka akan bertanggung jawab sebagai supplier tetap dalam kurun waktu tertentu.

Baca juga : Apa Itu Proyek Tender Pemerintah? Ini Penjelasannya!

Penutup

tulah perbedaan supplier dan distributor yang perlu Anda ketahui. Jika Anda mencari produk elektronik terbaik untuk pengadaan kantor dalam jumlah banyak, Anda dapat bekerjasama dengan PT. Doran Sukses Indonesia sebagai solusi pengadaan elektronik sesuai kebutuhan. . Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami via WhatsApp atau dengan cara klik link ini. Semoga bermanfaat!

 

Penulis : Putri Nurul Iman

Editor : Irfantoni Listiyawan

Artikel Terkait:

May 14, 2024

May 13, 2024

May 11, 2024

May 7, 2024

May 6, 2024

April 12, 2024