Doran Corporate – DJI melalui DJI Agriculture Ecosystem menghadirkan solusi pertanian modern berbasis drone, software, dan data dalam satu sistem terpadu. Teknologi ini membantu meningkatkan efisiensi kerja, menekan biaya, dan memaksimalkan hasil panen secara lebih presisi. Bahkan, penggunaannya sudah meluas secara global dan menjadi standar baru di industri agrikultur. Selengkapnya, simak penjelasan komponen utamanya di bawah ini.
DJI Agriculture Ecosystem

DJI Agriculture Ecosystem adalah solusi pertanian modern yang menggabungkan drone, software, dan sistem berbasis data dalam satu ekosistem terintegrasi. Selengkapnya, simak penjelasan apa saja yang ada di DJI Agriculture Ecosystem, di bawah ini.
1. DJI Agras Series sebagai Inti Operasional
Ekosistem DJI Agriculture tidak lepas dari peran lini drone Agras Series yang menjadi pusat operasional di lapangan. Drone ini dirancang khusus untuk berbagai kebutuhan pertanian mulai dari penyemprotan hingga penaburan dan pengangkutan. Salah satu yang paling unggul adalah DJI Agras T100 dengan kapasitas tangki besar hingga 150 liter sehingga cocok untuk lahan luas. Teknologi seperti LiDAR dan radar gelombang milimeter juga membuat proses kerja jadi lebih aman dan presisi.
Selain itu, ada DJI Agras T70P yang menawarkan kapasitas besar dengan performa stabil sehingga ideal untuk operasi berskala besar. Jika membutuhkan opsi yang lebih fleksibel, maka DJI Agras T25P bisa jadi pilihan karena desainnya ringkas dan mudah dilipat. Drone ini dapat dioperasikan oleh satu orang dan sudah dilengkapi dengan deteksi rintangan serta transmisi O4 sehingga tetap andal di berbagai kondisi medan.
Jenis Drone Agras Series:
- Agras T100 (kapasitas besar, multi-fungsi)
- Agras T70P (efisiensi tinggi & safety system)
- Agras T50 (spraying & spreading besar)
- Agras T25P & T25 (ringkas & fleksibel)
Dalam ekosistem DJI Agriculture, solusi crop protection dirancang untuk membantu proses perlindungan tanaman menjadi lebih efisien dan otomatis. Teknologi ini memungkinkan penyemprotan pestisida atau pupuk dilakukan dengan presisi tinggi sehingga hasilnya lebih merata. Sistemnya juga sudah otomatis karena drone dapat mengikuti jalur terbang yang sudah ditentukan, sehingga tidak perlu dikendalikan secara manual dan pekerjaan pun jadi lebih cepat serta minim kesalahan.
Salah satu contohnya adalah DJI Agras T50 yang dilengkapi dengan sistem atomisasi ganda agar distribusi cairan lebih optimal. Drone ini juga mampu mengikuti kontur tanah sehingga tetap efektif digunakan di area berbukit atau tidak rata. Selain meningkatkan efisiensi, teknologi ini juga membantu mengurangi paparan bahan kimia terhadap pekerja sehingga keselamatan kerja di sektor pertanian jadi lebih terjaga.
2. Mission Planning untuk Mapping dan Analisis Lahan
Dalam DJI Agriculture Ecosystem, bagian Mission Planning berfokus pada proses pemetaan dan analisis data untuk membantu petani memahami kondisi lahan secara lebih akurat. Solusi ini menggabungkan drone dan software agar proses pengambilan data hingga pengolahan bisa dilakukan secara terintegrasi dan efisien.
DJI Mavic 3 Multispectral untuk Pengumpulan Data
DJI Mavic 3 Multispectral dirancang untuk menangkap data visual dengan tingkat akurasi tinggi. Drone ini dilengkapi dengan empat kamera multispektral dan kamera RGB 20 MP sehingga mampu menghasilkan indeks vegetasi seperti NDVI, GNDVI, dan NDRE. Hasilnya, kondisi kesehatan tanaman bisa dipantau secara real time sekaligus mendeteksi hama, penyakit, hingga masalah irigasi. Selain itu, kemampuannya dalam membuat peta 2D dan 3D juga membantu perencanaan lahan menjadi lebih terstruktur.
DJI Terra untuk Pengolahan dan Analisis Data
Sementara itu, DJI Terra berperan sebagai software utama untuk mengolah data hasil penerbangan drone. Teknologi fotogrametri yang digunakan mampu menghasilkan peta orthophoto dan model 3D dengan cepat, sehingga analisis lahan jadi lebih mudah dilakukan. Software ini juga mendukung perencanaan jalur terbang serta menyediakan fitur pengukuran seperti luas dan volume agar pengguna bisa mengambil keputusan berbasis data dengan lebih tepat.
Baca juga: 5 Fungsi DJI Agriculture untuk Kebun Teh yang Lebih Efisien dan Aman!

3. DJI Delivery untuk Logistik Udara
Dalam DJI Agriculture Ecosystem, DJI Delivery hadir sebagai solusi logistik udara yang menggabungkan drone heavy-lift dengan sistem manajemen berbasis cloud. Pendekatan ini memungkinkan distribusi barang dilakukan lebih cepat dan efisien, bahkan di area terpencil atau di medan yang sulit dijangkau. Dengan integrasi antara perangkat keras dan software, seluruh proses pengiriman bisa berjalan lebih terstruktur dan minim kendala.
DJI FlyCart 30Â
DJI FlyCart 30 dirancang untuk kebutuhan pengangkutan dengan kapasitas dan efisiensi yang seimbang. Drone ini mampu membawa muatan hingga 30 kg dan cocok digunakan di area perkebunan, konstruksi, atau wilayah rural. Dukungan cargo mode dan winch mode juga memberikan fleksibilitas saat pengiriman, terutama di lokasi yang tidak memiliki titik pendaratan ideal. Sistem keamanannya pun lengkap sehingga tetap stabil di berbagai kondisi lingkungan.
DJI FlyCart 100
Untuk operasi yang lebih berat, DJI FlyCart 100 menawarkan kapasitas angkut yang jauh lebih besar hingga 85 kg. Drone ini dilengkapi dengan sensor canggih seperti LiDAR dan radar sehingga mampu membaca lingkungan dengan lebih akurat. Selain itu, efisiensi daya yang meningkat membuatnya cocok untuk operasional intensif di sektor industri besar seperti konstruksi dan utilitas.
DJI DeliveryHubÂ
Sebagai pelengkap, DJI DeliveryHub berfungsi sebagai platform untuk mengatur seluruh operasi logistik. Pengguna bisa merencanakan rute, memantau drone secara real time, hingga mengelola armada dalam satu dashboard. Integrasi ini membuat alur kerja dari pengiriman hingga analisis data menjadi lebih praktis dan efisien, sehingga keseluruhan sistem logistik dapat berjalan dengan lebih optimal.
4. Dedicated Software untuk Manajemen dan Optimasi Pertanian
Dalam DJI Agriculture Ecosystem, peran software menjadi bagian penting yang menghubungkan seluruh operasional di lapangan. Melalui sistem ini, petani dan operator dapat mengelola perangkat, memantau aktivitas, hingga menganalisis data secara lebih terstruktur. Dengan dukungan platform terintegrasi, proses kerja jadi lebih efisien karena semua informasi bisa diakses dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
DJI SmartFarm App untuk Kontrol Operasi Harian
DJI SmartFarm App berfungsi sebagai asisten utama dalam pengelolaan drone pertanian. Aplikasi ini memudahkan pengguna untuk memantau status perangkat, melihat jalur penerbangan, serta mengatur operasi secara real time. Selain itu, fitur seperti manajemen lahan, perencanaan misi, hingga notifikasi cuaca membantu memastikan setiap pekerjaan berjalan lebih aman dan efisien.
DJI SmartFarm Web untuk Analisis dan Perencanaan Lanjutan
Sementara itu, DJI SmartFarm Web hadir sebagai platform berbasis web untuk pengolahan data dan manajemen skala besar. Sistem ini mampu menghasilkan peta lahan beresolusi tinggi, menganalisis pertumbuhan tanaman, serta memberikan panduan operasi berbasis data seperti pemupukan dan penyemprotan presisi. Dengan fitur monitoring dan perencanaan yang lebih lengkap, pengguna dapat mengelola seluruh aktivitas pertanian secara lebih terukur dan efisien.
Baca juga: 7 Tips Memilih Drone Pertanian Terbaik untuk Agribisnis Anda
Penutup
Sebagai satu kesatuan, DJI Agriculture Ecosystem menghadirkan solusi lengkap mulai dari operasional lapangan, analisis data, hingga manajemen dan logistik dalam satu sistem yang saling terhubung. Dengan teknologi yang terus berkembang, ekosistem ini mampu membantu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus memaksimalkan hasil pertanian secara lebih presisi.
Jika Anda tertarik menggunakan solusi ini, Anda bisa mendapatkan berbagai produk DJI Agriculture Ecosystem dengan mudah melalui Doran.id. Untuk pemesanan atau konsultasi lebih lanjut, Anda bisa langsung menghubungi admin melalui WhatsApp agar mendapatkan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
