Doran Corporate – Perkembangan drone pertanian membuat petani kini punya banyak pilihan teknologi untuk meningkatkan efisiensi kerja, termasuk dari DJI lewat seri Agras yang populer. Dua model yang akan dibandingkan kali ini adalah DJI Agras T70P vs DJI Agras T25P, di mana keduanya sama-sama canggih tetapi ditujukan untuk kebutuhan yang berbeda, mulai dari skala lahan, intensitas kerja, hingga fleksibilitas penggunaan.
Spesifikasi DJI Agras T70P vs DJI Agras T25P
| Spesifikasi | DJI Agras T70P |
DJI Agras T25P
|
| Bobot Drone | 52–56 kg (dengan baterai) | 26–33 kg |
| Dimensi (terbuka) | 3200 × 3520 × 960 mm |
2650 × 2700 × 820 mm
|
| Max Takeoff Weight | Hingga 130 kg (mode tertentu) |
53 kg (spraying), 60 kg (spreading)
|
| Kapasitas Tangki Semprot | 70 L (70 kg payload) |
20 L (20 kg payload)
|
| Flow Rate Semprot | 30 L/min (2 nozzle), 40 L/min (4 nozzle) |
16 L/min (2 nozzle), 24 L/min (4 nozzle)
|
| Lebar Semprotan Efektif | 4 – 11 m | 4 – 7 m |
| Ukuran Droplet | 50 – 500 μm | 50 – 500 μm |
| Spreading System | 100 L (70 kg), max 400 kg/min |
30 L (25 kg), max 190 kg/min
|
| Lebar Penyebaran | 3 – 10 m | 3 – 8 m |
| Fitur Lifting | Support hingga 65 kg |
Tidak tersedia
|
| Kecepatan Obstacle Avoidance | ≤ 13.8 m/s | ≤ 10 m/s |
| Safety System | Safety System 3.0 (Radar + Tri-Vision) |
Safety System 3.0 (Radar + Tri-Vision)
|
| Propeller | 62 inch carbon fiber composite |
50 inch nylon carbon fiber
|
| Baterai | DB1580 (30,000 mAh) / DB2160 (41,000 mAh) |
DB800 (15,500 mAh)
|
| Waktu Fast Charging | ±7–9 menit (30–95%) |
±9–12 menit (30–95%)
|
Baca juga: Perbandingan DJI Agras T100 vs T50: Mana yang Lebih Baik?

Desain dan Build
Perbedaan DJI Agras T70P dan DJI Agras T25P paling jelas terlihat dari desain fisiknya. DJI Agras T70P dirancang dengan ukuran besar untuk mendukung pekerjaan pertanian berskala luas. Bobotnya berada di kisaran 52–56 kg dengan baterai terpasang dan memiliki wheelbase 2440 mm. Saat terbuka penuh, dimensinya mencapai 3200 × 3520 × 960 mm, sehingga memberikan tingkat kestabilan yang tinggi ketika membawa muatan besar.
Sebaliknya, DJI Agras T25P mengedepankan desain yang lebih ringkas dan ringan. Bobotnya sekitar 26–33 kg dengan wheelbase 1970 mm, serta dimensi terbuka kurang lebih 2650 × 2700 × 820 mm. Ukuran tersebut memudahkan proses pelipatan, pengangkutan, dan persiapan kerja di lapangan. Dengan karakter ini, T25P lebih sesuai untuk pengoperasian oleh satu orang dan penggunaan di lahan yang tidak terlalu luas, terutama saat mobilitas menjadi prioritas utama.
Kapasitas Penyemprotan dan Performa Kerja
Sistem penyemprotan menjadi salah satu faktor paling penting dalam drone pertanian. DJI Agras T70P dirancang untuk kebutuhan penyemprotan berskala besar dengan tangki berkapasitas 70 liter dan laju aliran hingga 40 liter per menit saat menggunakan empat nozzle. Drone ini juga memiliki effective spray width sekitar 4–11 meter sehingga mampu mencakup area yang luas dalam sekali lintasan.
Didukung sistem atomisasi dengan ukuran droplet 50–500 mikron, T70P mampu menyesuaikan kebutuhan penyemprotan pada berbagai jenis tanaman, termasuk area dengan kanopi yang rapat. Kombinasi ini menjadikannya sangat efisien untuk pekerjaan intensif di lahan pertanian dan perkebunan besar.
Sementara itu, DJI Agras T25P membawa tangki semprot 20 liter dengan flow rate maksimum 24 liter per menit serta lebar semprotan sekitar 4–7 meter. Kapasitas yang lebih kecil ini justru mendukung kontrol penyemprotan yang lebih presisi, terutama di lahan menengah atau area dengan kontur yang kompleks.
Baca juga: 10+ Rekomendasi Drone Sprayer Terbaik untuk Pertanian 2026

Sistem Penyebaran Granular
DJI Agras T70P mendukung fungsi penyebaran granular dengan tangki berkapasitas 100 liter dan daya angkut hingga 70 kg. Kecepatan penyebarannya dapat mencapai sekitar 400 kg per menit dengan effective spreading width hingga 10 meter, sehingga sangat efisien untuk aplikasi pupuk atau benih dalam skala besar. Karakter ini membuat T70P ideal untuk operasional yang menuntut volume kerja tinggi dan waktu pengerjaan yang singkat di area luas.
Di sisi lain, DJI Agras T25P membawa tangki granular 30 liter dengan kapasitas muatan 25 kg dan kecepatan penyebaran sekitar 190 kg per menit. Lebar sebarannya berada di kisaran 8 meter, didukung oleh sistem screw feeder yang dapat diganti untuk menyesuaikan jenis material. Hal ini membuat T25P mendapatkan kontrol dan fleksibilitas yang lebih baik, sehingga T25P lebih sesuai untuk lahan menengah atau area yang membutuhkan tingkat presisi lebih tinggi.
Fitur Tambahan, Kecepatan Operasional, dan Smart Agriculture
DJI Agras T70P memiliki keunggulan tambahan berupa fitur pengangkatan material dengan kapasitas hingga sekitar 65 kg. Fitur ini memungkinkan drone digunakan untuk membawa pupuk, bibit, atau perlengkapan kerja ke area yang sulit dijangkau kendaraan darat.
Dari sisi produktivitas, T70P juga mendukung kecepatan operasional hingga 20 m/s, sehingga pekerjaan di lahan luas dapat diselesaikan dalam waktu lebih singkat. Dukungan pemetaan otomatisnya pun mumpuni, dengan kemampuan mapping hingga 17 hektar lahan atau sekitar 8 hektar area orchard dalam satu kali penerbangan.
Sebaliknya, DJI Agras T25P tidak dibekali fitur pengangkatan material agar bobot tetap ringan dan pengoperasian lebih sederhana. Fokusnya diarahkan pada tugas utama penyemprotan dan penyebaran dengan kecepatan operasional sekitar 10 m/s, yang dirancang untuk menjaga stabilitas dan kemudahan kontrol di lahan kecil hingga menengah.
Untuk kebutuhan smart agriculture, T25P mampu melakukan pemetaan hingga 13,3 hektar lahan atau sekitar 5,33 hektar area orchard dalam satu penerbangan, sehingga tetap mendukung perencanaan jalur terbang otomatis dan peningkatan akurasi kerja di lapangan.
Baca juga: 9 Manfaat Drone untuk Precision Agriculture, Temukan Peluang dan Tantangannya Juga!

Sistem Sensor, Keselamatan, dan Kontrol Navigasi
DJI Agras T70P dan DJI Agras T25P sama-sama dibekali Safety System 3.0 yang menggabungkan radar gelombang milimeter dan sistem visual multi-kamera untuk mendeteksi rintangan seperti pohon, tiang, dan kabel listrik secara real-time. T70P memiliki keunggulan pada kemampuan penghindaran rintangan dengan kecepatan hingga sekitar 13,8 m/s, didukung deteksi 360° serta AR obstacle display yang membantu operator mengenali objek di layar kontrol dengan lebih intuitif.
Sistem ini dirancang untuk operasional berat di berbagai kondisi lapangan. Sementara itu, T25P tetap menawarkan sistem keselamatan yang andal dengan jarak deteksi hingga sekitar 60 meter dan kamera FPV dengan virtual gimbal untuk tampilan yang lebih stabil. Kecepatan operasional optimalnya berada di kisaran 10 m/s pada mode kerja penyebaran, sesuai dengan karakter drone yang mengutamakan kontrol presisi.
Dari sisi kontrol dan navigasi, kedua drone menggunakan DJI RC Plus dengan layar 7 inci beresolusi tinggi yang memudahkan pemantauan jalur terbang, status drone, dan peta lahan secara real-time. Keduanya juga mendukung sistem transmisi O4 serta RTK positioning yang memberikan akurasi hingga tingkat sentimeter untuk meminimalkan overlap penyemprotan.
Integrasi dengan ekosistem DJI SmartFarm memungkinkan perencanaan jalur otomatis dan pengelolaan data pertanian berbasis digital. Selain itu, kedua model mendukung terrain following tanpa perlu mapping awal, sehingga tetap fleksibel digunakan di lahan dengan kontur yang beragam.
Baterai, Sistem Pengisian, dan Efisiensi Operasional
DJI Agras T70P mendukung dua opsi baterai, yaitu 30.000 mAh dan 41.000 mAh, yang dirancang untuk kebutuhan kerja berskala besar. Sistem pengisian cepatnya memungkinkan pengisian dari sekitar 30% hingga 95% dalam 7–9 menit, sehingga mendukung siklus kerja cepat dengan jeda pengisian yang singkat.
Dari sisi efisiensi energi, T70P menggunakan propeller karbon 62 inci yang menghasilkan daya angkat tinggi sekaligus menjaga stabilitas saat membawa muatan besar, menjadikannya optimal untuk operasional intensif di lahan luas.
Sementara itu, DJI Agras T25P menggunakan baterai 15.500 mAh dengan waktu pengisian sekitar 9–12 menit, cukup efisien untuk kebutuhan operasional harian. Drone ini mengandalkan propeller 50 inci berbahan nylon carbon fiber yang lebih ringan, sehingga mendukung manuver yang lincah dan penggunaan di area terbatas. Kombinasi baterai dan sistem propulsi tersebut membuat T25P fokus pada efisiensi praktis, kontrol stabil, dan fleksibilitas kerja.
Baca juga: 8 Rekomendasi Drone Pertanian DJI Terbaik dan Softwarenya
Penutup
Memilih antara DJI Agras T70P dan DJI Agras T25P pada dasarnya bukan soal mana yang lebih unggul, melainkan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan operasional Anda di lapangan. Pilih DJI Agras T70P jika Anda mengelola lahan pertanian atau perkebunan berskala luas, membutuhkan kapasitas kerja besar, serta mengutamakan efisiensi tinggi dalam waktu singkat untuk operasional intensif.
Pilih DJI Agras T25P jika Anda bekerja di lahan kecil hingga menengah, membutuhkan mobilitas tinggi, dan menginginkan drone yang praktis serta mudah dioperasikan secara mandiri. Selain itu, pastikan keputusan Anda mempertimbangkan skala lahan, intensitas pekerjaan, dan sumber daya operator agar investasi drone benar-benar optimal.
Jika Anda ingin membeli, melakukan pemesanan, atau sekadar berkonsultasi lebih lanjut mengenai DJI Agras T70P maupun T25P, silakan hubungi admin Doran Corporate melalui WhatsApp untuk mendapatkan informasi dan penawaran yang sesuai dengan kebutuhan Anda.



