Doran Corporate – Kebutuhan akan daya portabel semakin meningkat terutama bagi para kreator konten, fotografer, maupun penggemar petualangan. Untuk itu, rekomendasi power station DJI hadir sebagai solusi inovatif yang menjawab tantangan daya di lapangan. DJI, yang terkenal dengan produk drone-nya, kini merambah pasar power station dengan deretan produk yang menawarkan performa andal dan fitur-fitur canggih. Berikut penjelasan selengkapnya!
Rekomendasi Power Station DJI
1. DJI Power 500

Pembahasan pertama kali ini adalah power station portabel yang dirancang untuk mobilitas optimal. Dengan kapasitas 512 Wh, perangkat ini menawarkan keseimbangan sempurna antara ukuran dan daya. Anda dapat dengan mudah membawa DJI Power 500 saat bepergian, menjadikannya pilihan ideal untuk pengisian daya perangkat kecil hingga menengah. Power station ini menyediakan dua port AC, dua port USB-C dengan daya hingga 100W per port, serta dua port USB-A.
Fitur andalannya terletak pada port SDC Lite-nya. Port ini secara khusus berfungsi untuk pengisian daya drone DJI dengan sangat cepat. Pengguna dapat mengisi daya drone dari 10% hingga 95% hanya dalam waktu sekitar 32 menit. Meskipun demikian, kurangnya rating IP menunjukkan bahwa perangkat ini lebih cocok untuk penggunaan dalam kondisi kering. Desainnya yang ringkas dan layar LCD yang cerah juga mempermudah pemantauan status daya.
Pro:
- Sangat portabel dan ringan, ideal untuk dibawa bepergian.
- Port SDC Lite khusus untuk pengisian daya drone DJI yang sangat cepat.
- Layar LCD yang cerah dan informatif memudahkan pemantauan.
- Mendukung pengisian daya cepat melalui USB-C hingga 100W.
Kontra:
- Kapasitas daya lebih rendah dibandingkan model lain.
- Tidak memiliki rating IP, sehingga tidak direkomendasikan untuk penggunaan di lingkungan yang ekstrem.
- Tidak ada fitur lampu built-in atau pengisian nirkabel.
Baca Juga : Spesifikasi DJI Power 1000 V2: Solusi Catu Daya Portabel untuk Profesional
2. DJI Power 1000

DJI Power 1000 menawarkan peningkatan signifikan dalam kapasitas daya, mencapai 1024 Wh. Ini menjadikannya pilihan yang lebih kuat untuk kebutuhan daya yang lebih besar, seperti mengoperasikan peralatan fotografi atau mengisi ulang laptop berkali-kali. Perangkat ini memiliki output AC stabil 2200W dengan peak output hingga 4400W.
Anda mendapatkan dua port AC, dua port USB-C 140W, dua port USB-A, serta satu port SDC dan satu port SDC Lite. Salah satu keunggulan utama DJI Power 1000 adalah kecepatan pengisiannya. Perangkat ini dapat terisi penuh dalam waktu sekitar 70 menit, atau mencapai 80% hanya dalam 50 menit.
Port SDC-nya juga memungkinkan pengisian daya drone DJI yang kompatibel dengan kecepatan super. Meskipun tidak memiliki fitur lampu atau wireless charging, DJI Power 1000 adalah solusi daya yang tangguh dan dapat diandalkan untuk berbagai skenario. Daya tahannya juga luar biasa, menjaga lebih dari 70% kapasitas setelah 4000 siklus pengisian.
Pro:
- Kapasitas daya besar 1024 Wh dengan output AC stabil 2200W.
- Pengisian daya sangat cepat dari sumber listrik AC.
- Fitur pengisian cepat drone DJI melalui port SDC.
- Desain kokoh dengan umur pakai sel baterai LFP yang panjang (4000 siklus).
Kontra:
- Tidak ada lampu built-in.
- Tidak mendukung pengisian nirkabel.
- Membutuhkan adaptor tambahan untuk pengisian daya mobil atau panel surya (tidak termasuk dalam paket standar).
Baca Juga : Butuh Listrik Cadangan? Intip Spesifikasi Power Station JETE PS2400 Berikut!
3. DJI Power 1000 V2

Varian satu ini merupakan versi penyempurnaan dari DJI Power 1000. Meskipun memiliki kapasitas baterai yang sama yaitu 1024 Wh, versi V2 menghadirkan berbagai peningkatan signifikan. Peningkatan output kontinu menjadi 2600W (dari 2200W pada V1) menunjukkan kemampuannya menangani beban daya yang lebih tinggi.
Perangkat ini juga diklaim memiliki waktu pengisian yang lebih cepat. Tipe ini mempertahankan port SDC untuk pengisian drone super cepat, dan juga dilengkapi dengan dua port USB-C 140W. Fitur menarik lainnya adalah operasional yang sangat senyap, dengan tingkat kebisingan hanya 26 dB, membuatnya nyaman digunakan di berbagai lingkungan.
Kapasitasnya juga dapat diperluas dengan menghubungkan hingga lima baterai ekspansi, mencapai total kapasitas 11.264 Wh. Penambahan dukungan aplikasi DJI Home juga memberikan kemudahan pemantauan dan kontrol dari jarak jauh.
Pro:
- Peningkatan output kontinu menjadi 2600W.
- Waktu pengisian lebih singkat dibanding Power 1000 V1.
- Operasional sangat senyap (26 dB).
- Mendukung ekspansi kapasitas dengan baterai tambahan.
- Kompatibel dengan aplikasi DJI Home untuk pemantauan dan kontrol.
- Sel baterai LFP dengan umur pakai panjang (4000 siklus).
Kontra:
- Bobot sedikit lebih berat dari Power 1000 V1.
- Meskipun lebih baik, masih belum memiliki rating IP untuk ketahanan air dan debu.
Baca Juga : 7 Manfaat Portable Power Station untuk Solusi Hidup Praktis
4. DJI Power 2000

DJI Power 2000 merupakan varian paling bertenaga dalam lini power station DJI, dengan kapasitas baterai mencapai 2048 Wh. Perangkat ini dirancang untuk pengguna yang membutuhkan daya sangat besar dan stabil untuk jangka waktu panjang. Output daya AC-nya mampu memenuhi kebutuhan peralatan rumah tangga hingga perangkat profesional yang haus daya.
DJI Power 2000 dilengkapi dengan empat port AC, empat port USB-C (dua 140W dan dua 65W), empat port USB-A, dan dua port SDC bi-directional. Keunggulan DJI Power 2000 terletak pada kemampuannya memberikan daya berkelanjutan dan stabil untuk berbagai skenario.
Pengisian daya juga sangat cepat, dengan kemampuan mengisi 1024 Wh dalam 46 menit melalui pengisian 1500W. Meskipun bobotnya sekitar 16.5 kg membuatnya kurang portabel untuk dibawa berjalan kaki jarak jauh, power station ini sangat ideal untuk penggunaan di kendaraan, camping jangka panjang, atau sebagai cadangan daya rumah. Fitur BMS (Battery Management System) yang cerdas dan sel LFP menjamin keamanan serta umur pakai baterai yang panjang.
Pro:
- Kapasitas baterai sangat besar (2048 Wh) cocok untuk kebutuhan daya tinggi.
- Banyak port output, termasuk empat AC dan empat USB-C.
- Pengisian daya yang sangat cepat.
- Sel baterai LFP yang aman dan tahan lama (4000 siklus).
- Sangat cocok untuk penggunaan kendaraan, camping multi-hari, atau cadangan rumah.
Kontra:
- Bobotnya cukup berat, sehingga kurang ideal untuk portabilitas jarak jauh.
- Penempatan outlet AC mungkin kurang optimal bagi sebagian pengguna.
- Tidak dilengkapi roda bawaan untuk memudahkan mobilitas.
- Harga lebih tinggi dibandingkan model lainnya.
Baca Juga : DJI Power 1000: Powerbank Drone Unggul di Berbagai Kondisi
Kesimpulan
Setiap power station DJI menawarkan keunggulannya masing-masing, melayani kebutuhan daya yang berbeda. DJI Power 500 adalah pilihan terbaik untuk pengguna yang mengutamakan portabilitas dan pengisian daya drone yang efisien. DJI Power 1000 dan Power 1000 V2 menghadirkan keseimbangan antara kapasitas dan kecepatan pengisian, dengan V2 menawarkan peningkatan performa dan konektivitas aplikasi.
Terakhir, DJI Power 2000 adalah solusi ultimate untuk kebutuhan daya maksimal dan penggunaan profesional, meskipun dengan bobot yang lebih besar. Pertimbangkan kebutuhan spesifik Anda untuk memilih Rekomendasi Power Station DJI yang paling sesuai.
Siap untuk memiliki sumber daya tanpa batas di setiap petualangan Anda? Beli Power Station DJI di Doran Corporate sekarang juga dan rasakan kemudahan mengisi daya kapan pun dan di mana pun!

