Doran Corporate – Pernahkan Anda mengalami penurunan performa PC saat sedang digunakan? Kondisi seperti ini membuat informasi mengenai bagaimana cara mengatasi komputer lemot jadi semakin banyak dicari. Tentunya, ada berbagai alasan yang membuat komputer menjadi lemot. Biasanya, kondisi ini akan semakin terasa ketika komputer sudah memasuki masa pakai yang cukup lama. Sehingga Anda perlu memberi perhatian yang ekstra ketika akan menggunakan perangkat tersebut untuk melakukan tugas-tugas berat.
Tips Mengatasi Komputer Lemot
Ada berbagai faktor yang dapat menjadi penyebab komputer menjadi lemot. Mulai dari virus atau malware, hard disk yang penuh, program yang berjalan di latar belakang, dan lain sebagainya. Untuk membantu mengatasi kondisi tersebut, ada beberapa tips dan cara yang bisa Anda lakukan, di antaranya:
1. Perbaharui Aplikasi dan Sistem Operasi Komputer

Tahapan paling sederhana untuk mengatasi komputer yang lemot adalah dengan melakukan pembaharuan pada sistem operasi atau aplikasi. Dengan melakukan update pada sistem, hal ini tidak hanya akan membuat kerja komputer jadi lebih aman, tapi juga akan meningkatkan performa dari komputer itu sendiri. Ada baiknya, Anda juga menghindari penggunaan program yang tidak bisa di-support oleh perangkat komputer Anda. Sebab, setiap perangkat komputer memiliki kemampuan dan kapasitas yang berbeda-beda.
2. Hapus Program dan File yang Tidak Diperlukan
Program dan file yang tidak digunakan juga dapat memenuhi ruang memori dan ruang penyimpanan komputer Anda. Terkadang, para pengguna mengunduh aplikasi-aplikasi yang sebenarnya tidak perlu atau jarang mereka gunakan. Oleh sebab itu, Anda perlu melakukan pembersihan file dan program tersebut secara berkala, seperti halnya file sampah, file duplikat, atau program-program yang jarang digunakan.
Baca juga: 7 Cara Memilih SSD yang Tepat Sesuai Penggunaan
3. Optimalkan Penyimpanan PC

Tips lain yang wajib Anda lakukan adalah dengan mengoptimalkan penyimpanan pada perangkat komputer Anda. Penyimpanan yang penuh dan terfragmentasi bisa menjadi penyebab perangkat komputer yang Anda miliki jadi lebih lemot. Untuk itu, pastikan Anda mengoptimalkan penyimpanan PC Anda secara rutin. Beberapa caranya adalah dengan cara membersihkan, mengatur, dan mendefragment penyimpanan komputer Anda untuk kinerja yang lebih efisien.
4. Tingkatkan Kapasitas RAM dan Harddisk
RAM merupakan sebuah komponen yang memiliki fungsi sebagai penyimpanan data sementara yang tengah diproses oleh komputer Anda. Kapasitas RAM yang terlalu kecil dapat membuat komputer jadi lemot karena tidak mampu menampung lebih banyak data yang dibutuhkan oleh komputer Anda.
Untuk meningkatkannya kapasitasnya, Anda mengetahui spesifikasi RAM yang Anda gunakan seperti jenis, ukuran, kecepatan, dan juga slot yang tersedia. Selain itu, pastikan RAM yang akan dibeli sudah sesuai dengan spesifikasi komputer Anda. Karena setiap jenis komputer memiliki spesifikasi RAM yang berbeda-beda.
5. Matikan Program yang Berjalan di Latar Belakang
Satu hal lagi yang sering kali dilupakan oleh pengguna komputer dan ini menyebabkan sistem komputer menjadi lemot, yakni membiarkan program latar belakang berjalan terus menerus. Di beberapa kasus, sering kali komputer terasa lemot ketika sedang dihidupkan. Biasanya hal ini terjadi karena beberapa aplikasi yang selalu menjalankan proses terpisah saat komputer menyala.
Oleh sebab itu, Anda perlu membatasi aplikasi apa saja yang bisa berjalan saat komputer menyala, tidak ditutup dengan benar, atau bahkan berjalan secara otomatis. Dengan begitu, Anda akan menghemat sumber daya pada perangkat komputer Anda.
Baca juga: 7 Jenis-Jenis Sistem Operasi Komputer Terbaru hingga Terlama
6. Lakukan Pengecekan Spyware dan Virus Secara Berkala

Tidak hanya membahayakan perangkat komputer Anda, keberadaan virus, malware, atau spyware juga bisa membuat kinerja komputer jadi lelet. Untuk itu, sangat disarankan Anda meng-install aplikasi antivirus terpercaya dan melakukan update antivirus secara berkala untuk menjaga kinerjanya tetap aman dan optimal.
Bagi pengguna Windows, Anda bisa memanfaatkan Windows Defender yang telah terpasang untuk melindungi PC dan mengetahui virus yang ada pada perangkat Anda. Dengan memberikan perlindungan tersebut Anda bisa meminimalisir virus-virus yang berpotensi mengancam komputer Anda.
7. Ganti ke SSD
Tips terakhir adalah dengan mengganti penyimpanan Anda dengan menggunakan SSD. SSD adalah jenis penyimpanan yang menggunakan chip memori untuk menyimpan berbagai data pada perangkat komputer Anda, berbeda dengan HDD yang menggunakan piringan magnetik.
SSD sendiri memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan dengan HDD, seperti ketahanan, kecepatan, dan konsumsi daya yang jauh lebih unggul. Dengan menggunakan SSD, perangkat komputer Anda akan bekerja lebih cepat untuk booting, mengakses data, atau menjalankan berbagai macam program.
Baca juga: 10 Rekomendasi SSD Terbaik Tahun 2025 untuk Kerja!
Penutup

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi perangkat komputer yang lemot. Tentunya, supaya perangkat komputer Anda terjaga kondisinya, Anda perlu melakukan tindakan-tindakan pencegahan sehingga komputer bisa terus berjalan dengan performa yang optimal. Akan tetapi, jika memang Anda tertarik untuk mengganti perangkat SSD untuk hasil yang maksimal, pastikan Anda memilih perangkat SSD Terbaik.

