• Home
  • Blog
  • 5 Manfaat Drone untuk Kehutanan, Apa Saja Itu?

5 Manfaat Drone untuk Kehutanan, Apa Saja Itu?

Manfaat Penggunaan Drone untuk Kehutanan

Doran Corporate – Hutan adalah paru paru bumi yang menyimpan sekitar sepertiga keanekaragaman hayati dunia. Namun di saat yang sama, pengelolaan dan perlindungan hutan masih penuh tantangan. Di sinilah teknologi drone mulai mengubah cara kita bekerja. Drone tidak lagi hanya dipakai untuk hobi atau fotografi, tetapi sudah menjadi alat kerja penting untuk pemantauan, pemetaan, hingga perlindungan hutan. Lantas, apa saja sebenarnya manfaat drone untuk kehutanan? Intip selengkapnya di bawah ini!

Kenapa Butuh Drone untuk Kehutanan?

Apa Itu Drone Night Vision dan Fungsinya untuk Industri
sc: d1store

Drone hadir sebagai solusi yang lebih efisien dalam pemantauan hutan karena mampu menghasilkan data udara beresolusi tinggi tanpa harus menyewa helikopter atau melakukan survei manual yang memakan waktu dan berisiko. Di tengah tantangan seperti deforestasi, kebakaran hutan, perburuan liar, penyakit tanaman, hingga keterbatasan tenaga dan anggaran, drone memungkinkan pemantauan cepat, aman, dan presisi kapan pun dibutuhkan, bahkan setelah bencana atau ketika ada laporan lapangan.

Keunggulan drone dibanding metode tradisional terlihat dari fleksibilitas dan efisiensi operasionalnya. Drone bisa terbang rendah di atas kanopi hutan untuk menangkap detail yang sulit didapat dari citra satelit, sekaligus mempercepat proses pendataan tanpa harus menembus medan berat atau area berbahaya. Dengan alur kerja yang lebih ringkas dan biaya operasional yang lebih rendah, teknologi ini membantu menghasilkan keputusan yang lebih cepat dan akurat, sekaligus mendorong pengelolaan hutan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Baca juga: 6 Perbedaan Drone Enterprise vs Agriculture, Apa Saja?

Manfaat Drone untuk Kehutanan

Manfaat Drone untuk Kehutanan (1)
sc: Iprosurv

Sebelum melihat lebih jauh bagaimana drone digunakan dalam ekosistem hutan, penting memahami manfaat konkret yang ditawarkannya. Teknologi ini bukan hanya alat pemantau dari udara, tetapi juga instrumen analisis yang membantu mengukur, memetakan, dan mendeteksi perubahan dengan akurasi tinggi.

Peran drone semakin relevan ketika kebutuhan pemantauan berkala, respons cepat terhadap ancaman, serta efisiensi operasional menjadi prioritas dalam menghadapi tantangan kehutanan modern. Dari sini, muncul berbagai manfaat nyata yang menjadikan drone sebagai bagian penting dalam strategi pengelolaan hutan masa kini.

1. Pemetaan, Inventarisasi, dan Stok Karbon

Drone dengan kamera RGB, LiDAR, atau kombinasi sensor mampu menghasilkan peta topografi, peta kanopi, hingga model tiga dimensi hutan dengan detail yang sangat tinggi. Melalui visual dan data tersebut dapat dihitung tinggi pohon, kerapatan tegakan, volume kayu, hingga estimasi biomassa. Informasi ini menjadi dasar untuk memperkirakan jumlah stok karbon yang tersimpan di hutan dan hasilnya sangat berharga bagi penyusunan laporan lingkungan maupun program kredit karbon.

Teknik pemetaan seperti ini sebelumnya membutuhkan survei lapangan yang memakan waktu lama atau penerbangan pesawat berawak dengan biaya besar. Kehadiran drone membuat proses pemetaan lebih sederhana dan fleksibel karena dapat dilakukan berulang secara berkala. Dengan begitu perubahan kondisi hutan dari tahun ke tahun bisa dipantau secara lebih akurat dan cepat sehingga keputusan pengelolaan dapat dibuat dengan lebih percaya diri.

2. Pengendalian Hama dan Spesies Invasif

Hama dan spesies invasif sering berkembang sangat cepat ketika tidak terdeteksi sejak awal sehingga pemantauan perlu dilakukan secara lebih efektif. Drone dapat memindai area hutan yang luas dan membantu mengidentifikasi tanda stres tanaman seperti perubahan warna tajuk atau pola bercak yang tampak mencurigakan. Ketika tanda awal ditemukan tim di lapangan bisa langsung menuju titik lokasi yang sudah dipetakan sehingga waktu dan tenaga tidak terbuang untuk pencarian acak.

Selain untuk deteksi dini, drone pada beberapa kasus juga dapat digunakan untuk penyemprotan terbatas menggunakan bahan biologis sehingga intervensi menjadi lebih tepat sasaran. Cara ini membantu mengurangi kebutuhan penyemprotan manual yang biasanya memakan tenaga dan waktu serta meningkatkan ketepatan aplikasi agar dampaknya terhadap lingkungan tetap minimal dan lebih terkendali.

3. Pemantauan Hara, Silvikultur, dan Genetika Tanaman

Manfaat drone agriculture untuk Kehutanan sangat penting dalam pemantauan kesehatan hutan karena dapat membantu menganalisis kebutuhan hara pada tegakan tertentu. Melalui data visual dan spektral, drone mampu mengidentifikasi pohon yang menunjukkan tanda kekurangan nutrisi sehingga program pemupukan dapat dibuat lebih tepat sasaran tanpa pemborosan.

Teknologi ini juga mendukung praktik silvikultur dengan memetakan tinggi pohon, kepadatan tegakan, serta area yang membutuhkan penjarangan atau penanaman ulang agar pengelolaan dan regenerasi hutan dapat berjalan secara lebih terencana dan berkelanjutan. Selain itu, drone berkontribusi dalam peningkatan kualitas genetik tanaman karena memudahkan pengambilan cone atau buah dari pohon tinggi yang sulit dijangkau secara manual.

Data visual membantu menilai kualitas tegakan, kondisi tajuk, jumlah buah, serta ukuran cone sehingga pohon induk terbaik dapat dipilih untuk program pemuliaan. Pendekatan ini membuat proses seleksi bibit menjadi lebih akurat dan efisien sehingga mendukung peningkatan kualitas hutan pada generasi berikutnya.

4. Pemantauan Satwa Liar dan Pencegahan Perburuan

Kamera inframerah dan termal pada drone mampu mendeteksi keberadaan satwa bahkan di balik kanopi hutan yang lebat sehingga pemantauan dapat dilakukan siang maupun malam tanpa mengganggu perilaku alami mereka. Pendekatan ini membantu peneliti memahami pola pergerakan satwa secara lebih akurat dan memberi manfaat besar bagi program konservasi serta studi ekologi yang membutuhkan observasi jangka panjang.

Selain itu, drone semakin penting dalam upaya pencegahan perburuan karena mampu memberikan sudut pandang luas dan pemantauan real time. Melalui patroli udara, aktivitas mencurigakan seperti pergerakan kendaraan, tenda tersembunyi, atau jalur masuk ilegal dapat terdeteksi lebih cepat sehingga tim penegak hukum bisa menuju lokasi yang tepat. Dengan cara kerja yang lebih cepat dan presisi, drone membantu meningkatkan keamanan satwa liar dan memperkuat pengelolaan kawasan konservasi.

5. Deteksi Bencana dan Operasi Penyelamatan

Drone berperan besar dalam deteksi dini kebakaran hutan karena kamera termal mampu menangkap titik panas yang tidak terlihat secara langsung sehingga api kecil bisa diatasi sebelum meluas. Ketika kebakaran terjadi, drone membantu memantau arah api, pola angin, dan area berisiko tinggi agar strategi penanganan lebih terarah dan evakuasi lebih aman.

Setelah api padam, drone kembali diterbangkan untuk menilai tingkat kerusakan dan mendukung perencanaan rehabilitasi lahan agar pemulihan ekosistem berlangsung lebih cepat dan terstruktur. Selain kebakaran, drone juga digunakan untuk menilai kerusakan akibat badai atau angin tumbang karena kondisi area tersebut sering berbahaya untuk dimasuki manusia.

Data visual dan peta ortomosaik dapat dimasukkan ke sistem GIS lalu dibagikan kepada pemilik lahan, pemerintah, maupun perusahaan asuransi agar proses keputusan dan izin darurat berjalan lebih cepat. Drone juga membantu operasi pencarian dan penyelamatan karena mampu memindai area luas menggunakan kamera termal, zoom, dan kecerdasan buatan sehingga korban hilang dapat ditemukan dan dievakuasi dengan lebih cepat dan aman.

Baca juga: 6 Manfaat Drone untuk Perkebunan: Teknologi Modern untuk Meningkatkan Hasil Pertanian

Teknologi Drone dan Sensor yang Sering Digunakan

drone untuk pemetaan
sc: enterprise.dji

Dalam praktik kehutanan modern, jenis drone dan sensor dipilih sesuai kebutuhan pengelolaan di lapangan. Drone multirotor seperti DJI Mavic 3 Enterprise sering menjadi pilihan karena bentuknya ringkas namun mampu terbang cukup lama dengan hasil pemetaan yang detail. Untuk kebutuhan yang lebih komplek, drone kelas industri seperti DJI Matrice 350 RTK banyak digunakan karena dapat membawa beragam sensor seperti kamera fotogrametri, LiDAR, hingga kamera termal dalam satu penerbangan.

Ketika area yang dipetakan sangat luas, drone fixed wing seperti Wingtra ONE Gen II menjadi solusi karena mampu terbang lebih efisien layaknya pesawat dan menjangkau ratusan hingga ribuan hektare meskipun hanya membutuhkan area lepas landas yang terbatas. Beragam sensor juga membantu menghasilkan data yang lebih kaya dan akurat sehingga analisis hutan dapat dilakukan lebih mudah.

LiDAR menjadi teknologi penting karena mampu menembus kanopi dan memetakan permukaan tanah secara detail, sementara kamera fotogrametri seperti DJI Zenmuse P1 menghasilkan citra resolusi tinggi untuk peta ortomosaik dan model 3D. Kamera multispektral dan NDVI membantu mendeteksi kondisi kesehatan tanaman melalui perubahan indeks vegetasi, sedangkan kamera termal digunakan untuk mendeteksi titik panas, memantau satwa, atau mendukung operasi SAR.

Implementasi, Pelatihan, dan Regulasi

Drone untuk Pemulihan Bencana
sc: Zena Drone

Meskipun potensi drone dalam kehutanan sangat besar, keberhasilan penerapannya tetap dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya manusia dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Operator perlu memahami aturan penerbangan, terutama jika wilayah kerja berada di kawasan lindung atau dekat perbatasan negara, dan di banyak negara pilot drone juga harus memiliki sertifikasi resmi serta mengikuti prosedur keselamatan yang telah ditetapkan.

Pelatihan pun tidak hanya berfokus pada bagaimana menerbangkan drone, tetapi juga mencakup perencanaan misi, pengolahan data, hingga interpretasi hasil sehingga pemanfaatan drone benar benar dapat mendukung pengelolaan hutan secara efektif. Selain itu, dukungan dari penyedia jasa turut mempermudah tahap awal implementasi karena banyak layanan yang menawarkan paket lengkap mulai dari penyewaan drone, operasional lapangan, hingga pemrosesan data dan penyusunan laporan.

Pendekatan ini menjadi solusi bagi organisasi yang belum siap melakukan investasi perangkat dan pelatihan secara penuh sehingga implementasi drone dapat dimulai secara bertahap dan lebih terukur. Seiring meningkatnya pemahaman dan kebutuhan, pemanfaatan drone dapat berkembang menjadi bagian rutin dari alur kerja kehutanan dan bukan hanya proyek uji coba sesaat.

Baca juga: 9 Manfaat Drone untuk Precision Agriculture, Temukan Peluang dan Tantangannya Juga!

Penutup

Pemanfaatan drone dalam sektor kehutanan semakin menunjukkan peran pentingnya dalam pemetaan, pemantauan, konservasi, hingga respons darurat. Dengan kemampuan menghasilkan data yang cepat, akurat, dan mudah diolah, drone membantu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mendukung pengelolaan hutan yang lebih berkelanjutan. Ke depan, teknologi ini tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi bagian dari standar operasional yang membantu menjawab tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

Jika ingin mulai menerapkan teknologi drone agriculture untuk kehutanan, sekarang waktu yang tepat untuk upgrade peralatan. Doran Corporate menyediakan beragam pilihan drone agriculture yang siap mendukung kebutuhan pemetaan, analisis vegetasi, hingga operasional di lapangan. Hubungi tim Doran Corporate melalui WhatsApp dan dapatkan rekomendasi drone terbaik sesuai kebutuhan proyek.

Artikel Terkait:

January 17, 2026

January 14, 2026

January 12, 2026

January 8, 2026

January 5, 2026

December 23, 2025