Doran Corporate – Dalam pemetaan drone dan analisis geospasial, istilah DSM dan DTM sering digunakan untuk menggambarkan model elevasi suatu wilayah. Meski terdengar mirip, keduanya memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda sehingga penggunaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan. Lalu, apa perbedaan DSM dan DTM? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
DEM sebagai Konsep Dasar
Sebelum memahami perbedaan DSM dan DTM, Anda perlu mengenal terlebih dahulu Digital Elevation Model (DEM). DEM merupakan istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan representasi digital dari data ketinggian permukaan bumi. Di dalam konsep DEM terdapat dua jenis model elevasi yang paling sering digunakan, yaitu Digital Surface Model (DSM) dan Digital Terrain Model (DTM).
Meskipun sama-sama menyajikan data elevasi dalam bentuk tiga dimensi, DSM dan DTM memiliki informasi yang berbeda. DSM menampilkan seluruh objek yang berada di atas permukaan tanah, sedangkan DTM hanya merepresentasikan kondisi permukaan tanah itu sendiri. Perbedaan isi data tersebut membuat fungsi dan penerapan masing-masing model disesuaikan dengan kebutuhan analisis maupun pemetaan yang dilakukan.
Baca juga: Cara Kerja Kamera Thermal: Pengertian, Fungsi, dan Manfaatnya untuk Berbagai Jenis Inspeksi
Perbedaan DSM vs DTM

Baca juga: LIDAR vs Photogrammetry: Manakah yang Terbaik untuk Survey?
Penerapan DSM dan DTM dalam Berbagai Proyek

Dalam praktiknya, DSM dan DTM sering digunakan secara bersamaan untuk menghasilkan analisis yang lebih lengkap. Salah satu contohnya adalah menghitung tinggi pohon atau bangunan dengan mengurangi nilai DTM dari DSM sehingga diperoleh tinggi objek di atas permukaan tanah. Teknik ini banyak dimanfaatkan dalam industri kehutanan, perkebunan, hingga analisis infrastruktur.
Perkembangan teknologi drone, sensor LiDAR, dan sistem RTK juga membuat proses pembuatan DSM maupun DTM menjadi lebih cepat dan akurat. Drone mampu memetakan area yang luas dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan metode survei konvensional. Selain itu, data yang dihasilkan dapat diperbarui secara berkala sehingga sangat cocok untuk monitoring proyek jangka panjang.
Meski sama-sama digunakan untuk menghasilkan model elevasi, LiDAR dan fotogrametri memiliki keunggulan yang berbeda. LiDAR mampu menembus vegetasi sehingga lebih efektif menghasilkan DTM pada area berhutan atau wilayah dengan tutupan pohon yang lebat.
Sementara itu, fotogrametri lebih unggul dalam menghasilkan DSM yang kaya detail visual, tetapi memiliki keterbatasan saat membuat DTM di area yang dipenuhi vegetasi. Oleh karena itu, pemilihan teknologi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi proyek.
Selain memilih teknologi yang tepat, Anda juga perlu menentukan model elevasi yang sesuai dengan tujuan analisis. Penggunaan model yang kurang tepat dapat memengaruhi hasil yang diperoleh. Misalnya, penggunaan DSM untuk analisis drainase dapat membuat bangunan dianggap sebagai penghalang aliran air.
Sebaliknya, penggunaan DTM untuk menghitung tinggi pohon akan menghilangkan informasi mengenai objek tersebut. Dengan memahami karakteristik masing-masing model, Anda dapat memperoleh hasil analisis yang lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan proyek.
Baca juga: RTK vs LiDAR: Perbedaan, Akurasi, dan Cara Memilih Teknologi yang Tepat
Penutup
Memahami perbedaan DSM dan DTM merupakan langkah penting sebelum melakukan pemetaan maupun analisis geospasial. Kedua model elevasi tersebut memiliki fungsi yang berbeda, sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan tujuan proyek agar hasil analisis lebih akurat dan dapat diandalkan. Dengan memanfaatkan model elevasi yang tepat serta didukung teknologi drone yang sesuai, proses pengambilan keputusan pun dapat dilakukan dengan lebih efektif.
Jika Anda sedang mencari drone pemetaan, sensor LiDAR, maupun solusi survei dan pemetaan untuk kebutuhan konstruksi, pertambangan, perkebunan, hingga inspeksi infrastruktur, Doran Corporate siap membantu. Dapatkan produk original dari berbagai merek terpercaya sekaligus konsultasi untuk memilih solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan proyek Anda. Hubungi admin Doran Corporate melalui WhatsApp untuk informasi produk dan penawaran terbaik.

