Doran Corporate – Saat ini, teknologi sudah semakin maju dan menyimpan berbagai kebutuhan dengan ukuran memori yang besar jauh lebih mudah karena ada SSD portable yang bisa Anda gunakan. Dengan perngkat ini, Anda dapat mentransfer data dengan lebih cepat dan efektif dibanding menggunakan HDD. Namun, sebenarnya apa itu Portable SSD dan kenapa Anda harus memilikinya? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Apa Itu Portable SSD?

Portable SSD adalah media penyimpanan eksternal yang berukuran kecil dan ringan yang menggunakan teknologi solid state drive. Berbeda dengan hard disk eksternal yang masih memakai piringan berputar dan lengan mekanik, portable SSD menyimpan data di chip memori flash seperti flashdisk, hanya jauh lebih cepat, lebih kuat, dan lebih tahan lama.
Secara sederhana, portable SSD adalah hard disk eksternal versi modern yang bisa Anda colok ke laptop, PC, tablet, HP, konsol game, bahkan kamera, lalu langsung dipakai untuk menyimpan dan memindahkan data dengan kecepatan tinggi. Banyak orang memakainya sebagai penyimpanan kedua untuk menambah ruang tanpa harus bongkar perangkat, menyimpan backup penting, atau membawa koleksi file besar ke mana pun mereka pergi.
Cara Kerja SSD Portable
Di dalam sebuah portable SSD terdapat beberapa komponen yang bekerja bersama untuk menyimpan dan mengelola data. Chip memori NAND flash berfungsi sebagai tempat penyimpanan, sedangkan controller mengatur proses baca tulis, menjaga kesehatan sel memori, dan memastikan kecepatan tetap optimal.
Bagian luar perangkat biasanya menggunakan konektor seperti USB C atau USB A agar dapat terhubung dengan berbagai perangkat. Berbeda dengan hard disk yang mengandalkan piringan berputar dan kepala baca mekanis, SSD dapat mengakses data secara langsung pada chip sehingga waktu akses menjadi jauh lebih cepat dan perangkat tidak terpengaruh getaran atau benturan.
Perbedaan sistem kerja ini membuat portable SSD mampu memberikan kecepatan baca tulis yang jauh lebih tinggi dibandingkan HDD. Jika transfer data pada HDD berada di kisaran 100 megabyte per detik, portable SSD berbasis SATA bisa mencapai sekitar 500 megabyte per detik dan versi berbasis NVMe bahkan mampu menembus dua ribu megabyte per detik atau lebih.
Dengan perbandingan tersebut, file video berukuran 10 gigabyte yang dahulu membutuhkan waktu puluhan menit ketika dipindahkan menggunakan HDD kini bisa selesai hanya dalam beberapa menit atau bahkan puluhan detik tergantung jenis dan spesifikasi SSD yang digunakan.
Baca juga: SSD vs HDD, Apa Saja Perbedaan & Cara Kerjanya?
Portable SSD vs External HDD vs Flashdisk

Secara fungsi portable SSD, external HDD, dan flashdisk memang sama karena semuanya digunakan untuk menyimpan dan memindahkan data, tetapi karakter dan performanya berbeda sehingga penting memahami kelebihan masing masing. External HDD masih menggunakan piringan dan komponen mekanik sehingga menawarkan kapasitas besar dengan harga per gigabyte yang lebih hemat.
Namun ukuran cenderung lebih besar dan berat, lebih rentan rusak jika terjatuh atau terbentur, kecepatan baca tulis lebih lambat, dan konsumsi dayanya lebih tinggi. Untuk penyimpanan arsip besar yang jarang dibuka HDD masih layak, tetapi untuk pekerjaan harian yang membutuhkan kecepatan sering terasa kurang nyaman.
Berbeda dari HDD, flashdisk menggunakan memori flash seperti SSD tetapi biasanya memakai controller sederhana dengan kapasitas lebih kecil sehingga lebih cocok untuk penggunaan ringan seperti memindahkan dokumen atau file kecil. Portable SSD kemudian hadir sebagai pilihan yang berada di tengah dengan banyak keunggulan karena menawarkan kecepatan berkali kali lipat lebih cepat dibanding HDD.
Karena, SSD portabel lebih stabil, dan tahan guncangan karena tidak memiliki komponen bergerak. Bentuknya ringkas dan ringan sehingga mudah dibawa, bahkan beberapa model modern sudah mendukung USB 3.2 atau Thunderbolt agar performanya dapat mendekati SSD internal yang jauh lebih cepat.
Kapasitas dan Kecepatan Portable SSD
Portable SSD hadir dalam berbagai pilihan kapasitas mulai dari ratusan gigabyte hingga empat terabyte untuk kelas konsumen, bahkan ada yang delapan terabyte walau harganya masih tinggi. Kapasitas dua terabyte biasanya sudah cukup luas untuk ribuan foto resolusi tinggi, ratusan jam video, atau kombinasi file kerja dan game modern sehingga cocok untuk kebutuhan sebagian besar pengguna.
Kecepatan portable SSD sangat bergantung pada jenis koneksi dan teknologi yang digunakan. Banyak produk mampu mencapai kecepatan seribu megabyte per detik, sedangkan model yang lebih kencang dapat menembus dua ribu megabyte per detik atau lebih. Namun kecepatan sesungguhnya tetap dipengaruhi kualitas kabel, port perangkat yang dipakai, dan kondisi SSD saat digunakan sehingga hasilnya bisa berbeda di tiap perangkat.
Agar portable SSD dapat dikenali di berbagai sistem operasi, produsen biasanya memformatnya menggunakan exFAT karena format ini bisa dibaca Windows dan macOS tanpa konfigurasi tambahan. Meski begitu, exFAT lebih sensitif terhadap kerusakan jika perangkat dicabut tanpa eject. Bagi pengguna Windows, format NTFS bisa lebih stabil dan mendukung fitur lanjutan, sedangkan pengguna Apple lebih cocok memakai APFS karena sistem ini dioptimalkan untuk macOS dan fitur Time Machine.
Baca juga: Penyimpanan Data SSD SATA vs NVME, Apa Perbedaannya?
Manfaat SSD Portabel

Portable SSD kini menjadi salah satu perangkat penyimpanan yang semakin banyak digunakan karena kecepatan, ukuran yang ringkas, dan daya tahannya. Tidak hanya bermanfaat untuk pekerjaan teknis saja, perangkat ini justru membantu berbagai tipe pengguna dalam aktivitas sehari hari. Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda, dan portable SSD mampu menyesuaikan diri dengan berbagai skenario penggunaan.
Berikut beberapa contoh siapa saja yang bisa merasakan manfaat nyata dari portable SSD dan bagaimana perangkat ini mendukung aktivitas mereka.
1. Kreator Konten
Portable SSD sangat membantu fotografer, videografer, desainer grafis, dan digital artist karena perangkat ini dapat menjadi ruang kerja sekaligus tempat penyimpanan utama. File besar seperti RAW foto atau footage 4K hingga 8K dapat dipindahkan dengan sangat cepat sehingga workflow menjadi lebih efisien. Banyak kreator bahkan langsung mengedit file dari portable SSD tanpa memindahkannya ke penyimpanan internal karena kecepatannya sudah mencukupi untuk editing real time di software seperti Adobe Premiere Pro, Photoshop, atau DaVinci Resolve.
2. Gamer
Bagi gamer, portable SSD bisa menjadi perpustakaan game bergerak yang memudahkan penyimpanan dan akses game ukuran besar yang kini banyak berada di atas seratus gigabyte. Perangkat ini dapat membantu mengurangi waktu loading sekaligus menghemat ruang penyimpanan internal di PC maupun konsol. Beberapa konsol seperti PlayStation dan Xbox juga sudah mendukung penggunaan SSD eksternal untuk instalasi atau penyimpanan game sehingga gamer lebih fleksibel dalam mengelola koleksi gimnya.
3. Mahasiswa dan Dosen
Untuk mahasiswa dan dosen, portable SSD sangat berguna sebagai tempat menyimpan materi kuliah, tugas, project riset, dan file multimedia dengan aman. SSD lebih tahan guncangan sehingga tetap aman saat dibawa dalam tas bersama laptop dan buku. Selain itu, banyak model modern sudah mendukung enkripsi hardware yang membantu menjaga keamanan data jika perangkat tertinggal di ruang kelas atau tempat umum.
4. Pekerja Profesional
Pekerja profesional juga mendapat banyak manfaat dari portable SSD karena perangkat ini dapat menjadi penyimpanan mobile untuk dokumen penting, presentasi, dan file kerja. File dapat diakses dengan cepat di kantor, rumah, maupun tempat meeting sehingga workflow menjadi lebih fleksibel. Dibanding mengandalkan cloud sepenuhnya, portable SSD memberi akses offline yang cepat tanpa bergantung pada jaringan internet. Terutama bagi Anda yang bekerja dengan software untuk drone, sangat membutuhkan perangkat ini.
5. Pengguna Smartphone dan Tablet
Portable SSD juga ideal untuk pengguna smartphone atau tablet yang sering merekam video beresolusi tinggi yang membuat penyimpanan internal cepat penuh. Banyak perangkat Android mendukung USB OTG sehingga portable SSD dapat dihubungkan langsung tanpa komputer untuk memindahkan video, foto, dan file besar lainnya. Dengan cara ini perangkat tetap memiliki penyimpanan lega untuk aktivitas harian.
Baca juga: 7 Cara Memilih SSD yang Tepat Sesuai Penggunaan
Tips Memilih dan Cara Merawat

Saat memilih portable SSD, tentukan kapasitas sesuai kebutuhan. Untuk backup dokumen dan foto, satu terabyte biasanya cukup, sedangkan video editing dan game modern terasa lebih ideal dengan dua terabyte atau lebih. Selain kapasitas, perhatikan juga interface yang digunakan. Port USB C dengan standar USB 3.2 atau Thunderbolt menawarkan kecepatan jauh lebih tinggi daripada port lawas. Jika perangkat masih banyak memakai USB A, pilih model yang menyediakan adaptor agar lebih fleksibel.
Untuk daya tahan fisik, beberapa portable SSD memiliki rating tahan air, debu, dan benturan seperti IP68 sehingga lebih aman digunakan di luar ruangan atau lingkungan ekstrem. Fitur keamanan juga patut dipertimbangkan karena banyak model mendukung enkripsi hardware yang bisa dikunci dengan password atau sensor sidik jari, cocok untuk menyimpan dokumen kerja atau data sensitif.
Nah, setelah tahu cara memilih yang tepat, pastikan Anda mengetahui cara menggunakan dan cara merawat portable SSD dengan tepat. Karena sama dengan perangkat penyimpanan lainnya, SSD juga memiliki masa pakai yang dapat dipersingkat bila penggunaan dan perawatannya kurang tepat. Untuk itu, Anda bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini.
1. Sisakan Ruang
Untuk menjaga performa, selalu sisakan sekitar sepuluh hingga lima belas persen ruang kosong agar proses tulis tetap optimal. Rutin cek pembaruan firmware jika tersedia karena update sering membawa perbaikan performa dan stabilitas. Jika sistem mendukung fitur TRIM, pastikan TRIM aktif agar sel memori yang tidak digunakan bisa dibersihkan dan umur SSD lebih panjang.
2. Gunakan Fitur Pemantauan
Gunakan fitur pemantauan kesehatan seperti SMART melalui aplikasi bawaan atau software pihak ketiga. Dengan fitur ini kondisi suhu, jumlah data yang ditulis, dan status kesehatan umum SSD dapat dipantau dengan mudah. Terakhir, biasakan selalu melakukan eject sebelum mencabut kabel agar risiko korupsi data lebih kecil terutama jika memakai format exFAT.
3. Jangan Panik Saat Eror
Kadang portable SSD tidak terbaca atau terasa sangat lambat. Sebelum panik, ada beberapa langkah yang bisa Anda coba. Ganti kabel USB untuk memastikan kabel bukan penyebab masalah. Coba colok ke port lain, terutama port yang mendukung standar lebih cepat. Coba juga di komputer lain untuk memastikan bukan sistemnya yang bermasalah.
Jika SSD terdeteksi tetapi tidak muncul di file explorer, Anda bisa mengecek lewat Disk Management di Windows atau Disk Utility di macOS. Kadang SSD hanya perlu diberi drive letter atau diformat ulang jika memang tidak ada data penting di dalamnya. Jika kecepatan terasa jauh di bawah spesifikasi, cek apakah Anda memakai port USB yang tepat dan pastikan tidak sedang ada proses lain yang berat di perangkat Anda.
Jika semua cara gagal sementara data di dalam sangat penting, sebaiknya hentikan pemakaian dan pertimbangkan jasa recovery profesional. Penggunaan terus menerus dalam kondisi bermasalah hanya akan memperbesar risiko data tidak bisa diselamatkan.
Baca juga: 10 Rekomendasi SSD Terbaik Tahun 2025 untuk Kerja!
Penutup
Pada akhirnya, memiliki portable SSD bukan hanya soal mengikuti tren teknologi, tetapi keputusan cerdas untuk menjaga produktivitas, keamanan data, dan efisiensi waktu. Dengan performa cepat, daya tahan tinggi, serta desain ringkas, perangkat ini membantu berbagai kebutuhan digital tetap berjalan lancar tanpa drama.
Kalau saat ini sedang mencari portable SSD yang berkualitas, tahan lama, dan bergaransi resmi, cukup pilih yang pasti aman dan terpercaya. Beli portable SSD di Doran Corporate saja. Produk original, layanan profesional, dan stok lengkap yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Hubungi CS via WhatsApp untuk info lebih lanjut atau pemesanan.

