• Home
  • Blog
  • MMC Skylle II: Drone Industri Heavy-Lift dengan Performa Tinggi untuk Misi Profesional

MMC Skylle II: Drone Industri Heavy-Lift dengan Performa Tinggi untuk Misi Profesional

Spesifikasi MMC Skylle II

Doran Corporate Kebutuhan drone industri yang kuat dan fleksibel terus meningkat, terutama untuk pekerjaan berat di berbagai kondisi lapangan. Salah satu yang mulai banyak dilirik adalah MMC Skylle II, drone heavy-lift yang dirancang khusus untuk pemetaan, inspeksi, keamanan, hingga respons darurat. Berbeda dengan drone konsumen, perangkat ini lebih fokus pada daya angkut besar, durasi terbang panjang, dan ketahanan tinggi. Selengkapnya tentang spesifikasi MMC Skylle II di bawah ini.

Spesifikasi MMC Skylle II

Category MMC Skylle II
Model Hexacopter
Material
Carbon fiber, magnesium-aluminum alloy, engineering plastics
Dimensi
Terbuka: 2190×2415×560 mm (dengan baling-baling); Terlipat: Badan 820×750×590 mm, Lengan 1090×450×350 mm
Berat
Berat bodi: 9,15 kg (tanpa baterai & payload); Berat kosong: 18,2 kg
Payload Maksimal 10 kg
Waktu Terbang
80 menit (tanpa beban); 60 menit (1 kg); 55 menit (3 kg); 48 menit (5 kg); 40 menit (8 kg); 36 menit (10 kg)
Kecepatan Maksimum: 18 m/s; Jelajah: 0–15 m/s
Kecepatan Vertikal
Naik: Default 3 m/s (Maks 5 m/s); Turun: Default 2 m/s (Maks 3 m/s)
Performa Terbang
Ketinggian maks: 5000 m; Tahan angin: hingga 12 m/s (Kelas 6)
Perlindungan IP54
Kondisi Operasional
Suhu: -20°C hingga +60°C; Kelembapan: 10%–90% RH (tanpa kondensasi)
Transmisi
2.4 GHz dengan enkripsi AES256; Jarak pemetaan: 20 k

Baca juga: Review Autel EVO Max 4T: Drone Industri dengan Zoom 8K dan Sistem A-Mesh Canggih

Review MMC Skylle II
sc: mmcuav

Desain dan Build

MMC Skylle II hadir dengan desain rangka yang dirancang khusus untuk kebutuhan industri berat. Drone ini memakai struktur carbon fiber unibody sehingga bodinya terasa kuat tetapi tetap ringan saat digunakan di lapangan. Material karbon dipadukan dengan magnesium alloy serta engineering plastic agar ketahanannya tetap optimal dan bobotnya lebih efisien.

Selain itu, desainnya dibuat praktis karena arm dan landing gear sudah menggunakan sistem quick-detach sehingga proses pemasangan maupun pembongkaran bisa dilakukan lebih cepat tanpa alat tambahan. Dari segi ukuran, Skylle II termasuk drone industri berukuran besar dengan wheelbase sekitar 1650 mm yang membuatnya stabil saat membawa payload berat.

Dimensi saat terbuka juga bisa mencapai lebih dari dua meter, sehingga performanya tetap aman saat terbang di berbagai kondisi. Ketahanan perangkat ini semakin lengkap karena sudah mengantongi sertifikasi IP54 sehingga mampu menghadapi debu dan cipratan air. Berkat perlindungan tersebut, drone ini tetap dapat diandalkan untuk operasional di area konstruksi, lahan terbuka, maupun inspeksi infrastruktur saat cuaca kurang bersahabat

Sistem Modular dan Sensor Skylle II

Keunggulan utama Skylle II terlihat dari konsep desain modular yang membuat operasional lebih fleksibel. Drone ini menggunakan modular avionics system sehingga operator dapat menambah atau mengganti perangkat tambahan dengan mudah sesuai kebutuhan. Berbagai modul yang dapat dipasang meliputi RTK untuk akurasi posisi lebih presisi, LiDAR untuk pemetaan 3D, kamera dual sensor visual dan termal, komputer onboard untuk edge computing, serta modul komunikasi 4G atau 5G.

Selain itu, Skylle II juga dirancang sebagai platform multi sensor yang mampu membawa beberapa payload sekaligus sehingga proses pengumpulan data menjadi lebih efisien. Sistem navigasinya dilengkapi fitur obstacle avoidance 360 derajat pada arah horizontal sehingga drone lebih aman saat terbang di area kompleks seperti kawasan industri atau perkotaan.

Untuk kebutuhan transmisi, perangkat ini menggunakan frekuensi 2.4 GHz dengan enkripsi AES256 agar komunikasi tetap aman selama operasi berlangsung. Jangkauan kontrolnya bahkan dapat mencapai sekitar 20 km sehingga operator tetap dapat memantau drone dari jarak jauh tanpa gangguan sinyal.

Performa Terbang dan Sistem Baterai Skylle II

Sebagai drone industrial heavy-lift, Skylle II menawarkan kemampuan daya angkut yang cukup besar untuk berbagai kebutuhan operasional. Versi standarnya mampu membawa payload hingga 10 kg sedangkan varian Skylle II-P dapat mengangkut sampai 15 kg. Durasi terbangnya juga tergolong impresif karena bisa mencapai sekitar 80 menit tanpa beban lalu sekitar 60 menit saat membawa beban ringan.

Ketika membawa payload lebih berat, waktu terbangnya tetap stabil karena mampu bertahan sekitar 55 menit dengan 3 kg lalu 48 menit dengan 5 kg dan sekitar 40 menit dengan 8 kg. Kecepatan maksimumnya mencapai 18 m per detik serta tetap stabil saat menghadapi angin hingga 12 m per detik sehingga drone ini lebih mengutamakan kestabilan daripada sekadar kecepatan.

Untuk mendukung keamanan operasional, Skylle II dilengkapi sistem dual intelligent battery yang berfungsi sebagai cadangan daya saat terjadi kendala pada salah satu baterai. Sistem ini sangat penting dalam penggunaan industri karena dapat mengurangi risiko kegagalan mendadak saat drone sedang menjalankan misi penting. Selain itu, manajemen daya cerdas membantu menjaga performa tetap konsisten selama penerbangan jarak jauh.

Baca juga: Spesifikasi Fisherman FD3 Advanced, Drone Fishing dengan Kamera 4K

Spesifikasi MMC Skylle II
sc: AeroExpo

Perbedaan Varian Skylle II dan Skylle II-P

MMC menghadirkan dua varian Skylle II yang dirancang untuk kebutuhan operasional berbeda. Versi standar menawarkan kapasitas payload hingga 10 kg dengan durasi terbang sekitar 80 sampai 100 menit. Ketahanan anginnya mencapai 12 m per detik serta sudah dilengkapi fitur autonomous dasar yang cukup untuk pemetaan, inspeksi rutin, dan monitoring umum. Karakter utamanya berfokus pada efisiensi biaya sehingga lebih cocok digunakan untuk proyek operasional harian yang tidak terlalu kompleks.

Sementara itu, Skylle II-P hadir sebagai versi profesional dengan kemampuan angkut lebih besar hingga 15 kg serta flight time adaptif sekitar 60 sampai 100 menit tergantung beban. Drone ini juga memiliki ketahanan angin lebih kuat hingga 15 m per detik sehingga lebih siap menghadapi kondisi cuaca ekstrem. Dukungan AI flight optimization dan sistem komunikasi triple-redundant membuatnya lebih ideal untuk misi kritis yang membutuhkan stabilitas tinggi serta keandalan sistem yang lebih canggih.

Aplikasi Industri yang Didukung Skylle II

Berkat kombinasi daya angkut besar, waktu terbang panjang, dan desain modular, Skylle II dapat digunakan di berbagai sektor industri. Drone ini mendukung pekerjaan inspeksi jaringan listrik dan energi serta membantu proses surveying dan pemetaan geografis dengan hasil data yang lebih akurat. Selain itu, perangkat ini juga banyak dimanfaatkan untuk monitoring oil dan gas lalu digunakan dalam patroli keamanan maupun kebutuhan public safety di area strategis.

Penggunaannya semakin luas karena Skylle II juga mendukung misi emergency response seperti pencarian korban bencana serta pemantauan lingkungan dan pertanian presisi. Di sektor konstruksi, drone ini efektif untuk monitoring infrastruktur jalan dan jembatan agar proses evaluasi lapangan dapat dilakukan lebih cepat. Dengan kemampuan tersebut, Skylle II tidak hanya berfungsi sebagai alat terbang tetapi juga sebagai platform pengumpulan data udara yang membantu pengambilan keputusan secara lebih efisien.

Baca juga: Drone untuk PTSL: Pengertian, Manfaat, dan Rekomendasi

Penutup

Secara keseluruhan, MMC Skylle II hadir sebagai solusi drone industri yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional berat dengan performa stabil dan sistem yang fleksibel. Kombinasi daya angkut besar, durasi terbang panjang, serta dukungan fitur modular membuatnya mampu diandalkan untuk pekerjaan profesional di berbagai sektor. Dengan teknologi yang terus berkembang, penggunaan drone seperti Skylle II dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mempercepat proses pengambilan keputusan di lapangan.

Jika Anda tertarik untuk membeli atau ingin mengetahui informasi lebih lengkap seputar spesifikasi dan ketersediaannya, silakan hubungi customer service kami melalui WhatsApp. Tim kami siap membantu memberikan konsultasi produk sesuai kebutuhan operasional Anda.

Artikel Terkait:

March 27, 2026

March 18, 2026

March 16, 2026

March 13, 2026

March 10, 2026

March 9, 2026