• Home
  • Blog
  • 10 Drone untuk Inspeksi Solar Panel yang Banyak Digunakan di Proyek Besar

10 Drone untuk Inspeksi Solar Panel yang Banyak Digunakan di Proyek Besar

Drone untuk Inspeksi Solar Panel

Doran Corporate – Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan panel surya semakin meluas sebagai solusi energi yang ramah lingkungan. Namun, untuk menjaga kinerja tetap optimal dari setiap panel, Anda membutuhkan drone untuk inspeksi solar panel yang mampu bekerja secara akurat. 

Dibandingkan metode manual yang memakan waktu dan tenaga, inspeksi solar panel dengan drone bisa bekerja dengan lebih efisien karena mampu menjangkau area luas dalam waktu singkat. Lantas, apa saja rekomendasi drone inspeksi solar panel yang wajib Anda coba? Mari kita simak selengkapnya di artikel berikut!

Drone untuk Inspeksi Solar Panel

Di tahun 2026, ada beberapa model drone canggih yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan inspeksi solar panel secara cepat dan akurat. Berikut adalah tujuh drone untuk inspeksi solar panel yang layak dipertimbangkan.

1. DJI Matrice 4T

Fitur DJI Matrice 4T
esentra

DJI Matrice 4T dapat diandalkan untuk kebutuhan pemetaan berkat dukungan GNSS multi-sistem (GPS, Galileo, BeiDou, GLONASS) serta modul RTK bawaan dengan akurasi hingga 1 cm + 1 ppm. Drone berbobot ±1.219 gram ini mampu terbang hingga 49 menit dalam kondisi ideal dengan ketahanan angin 12 m/s, sehingga stabil untuk akuisisi data di area terbuka maupun perkotaan. Sistem transmisi O4 Enterprise menjangkau hingga 25 km (FCC), memastikan koneksi tetap stabil saat memetakan area luas.

Untuk pengambilan data, kamera wide 48 MP sensor 1/1.3 inci CMOS dengan aperture f/1.7 mampu menghasilkan citra detail untuk ortomosaic dan pemetaan 2D. Dukungan fitur Area Mapping, Auto Measurement, serta laser rangefinder hingga 1.800 meter membantu perhitungan jarak dan luas secara presisi langsung dari udara. Kombinasi multi-sensor visual dan thermal juga memungkinkan pemetaan tematik, termasuk analisis panas pada infrastruktur atau area terdampak bencana.

2. DJI Mavic 3 Thermal

Review DJI Mavic 3T andalan untuk berbagai sektor industri
sc: enterprise.dji

DJI Mavic 3 Thermal mendukung kebutuhan pemetaan dengan kamera wide 48MP sensor 1/2” CMOS yang mampu menghasilkan citra tajam untuk dokumentasi visual dan ortomosaic dasar. Drone ini memiliki durasi terbang maksimal 45 menit dengan cakupan survei hingga 2 km² dalam satu kali penerbangan, sehingga efisien untuk pemetaan area menengah. Sistem transmisi O3 Enterprise quad-antenna memberikan koneksi stabil di lingkungan kompleks, sementara omnidirectional obstacle sensing memastikan penerbangan lebih aman saat menjalankan misi grid mapping.

Dari sisi analisis tematik, kamera thermal resolusi 640 × 512 (DFOV 61°) mendukung pengukuran suhu titik dan area, alarm temperatur tinggi, isotherm, serta berbagai palet warna untuk pemetaan berbasis panas. Fitur split-screen dan zoom hingga 28x simultan memudahkan perbandingan visual dan thermal secara real time untuk identifikasi anomali. Dukungan Advanced RTH serta sistem baterai 45 menit menjadikan Mavic 3T solusi efektif untuk pemetaan tematik, inspeksi aset, dan monitoring area berbasis data visual serta inframerah.

3. Autel EVO Max 4T

Autel EVO Max 4T
sc: Autel

Autel EVO Max 4T mendukung kebutuhan pemetaan dengan kamera wide 50MP sensor 1/1.28” CMOS (atau 48MP 1/2” CMOS pada varian XE/V2) yang mampu menghasilkan citra detail untuk ortomosaic dan dokumentasi area luas. Drone ini memiliki durasi terbang hingga 42 menit dengan jarak transmisi gambar sampai 15–20 km melalui sistem SkyLink 3.0 (1080p/30fps, latensi <150 ms). Dukungan modul RTK opsional memberikan akurasi posisi tingkat sentimeter, sementara kemampuan navigasi di area tanpa GNSS memungkinkan pemetaan tetap berjalan di lingkungan kompleks.

Untuk pemetaan tematik dan analisis lanjutan, EVO Max 4T dilengkapi kamera thermal 640×512 dengan lensa 13 mm atau 9.1 mm serta 16x digital zoom guna mendeteksi anomali suhu pada infrastruktur atau lahan. Laser rangefinder dengan jangkauan 5–1.200 m dan akurasi ±(1 m + D×0,15%) membantu pengukuran jarak dan penentuan titik secara presisi. Sistem obstacle avoidance 720° berbasis binocular vision dan radar gelombang milimeter memastikan penerbangan aman saat menjalankan misi waypoint, polygon, maupun automatic route generation untuk survei dan pemetaan area skala menengah hingga luas.

4. DJI Matrice 350 RTK

Drone untuk Inspeksi Solar Panel
sc: DJI Entreprise

Drone untuk inspeksi solar panel yang pertama adalah DJI Matrice 350 RTK. Drone ini bisa terbang hingga ketinggian maksimal 7.000 meter dan sudah memiliki sertifikasi ketahanan cuaca IP55. Artinya, drone DJI Matrice 350 RTK bisa digunakan saat cuaca ekstrem dan dilakukan di area terbuka yang sulit dijangkau.

Keunggulan dari drone ini adalah kemampuannya untuk dipasangkan dengan payload seperti DJI Zenmuse H30T atau Zenmuse L2. Penggunaan payload ini membuat proses inspeksi menjadi jauh lebih efisien karena data yang dihasilkan bersifat real time, detail, dan presisi.

Tidak hanya itu, drone ini juga didukung sistem RTK yang berfungsi untuk melakukan positioning secara akurat saat pengambilan data geospasial. Dengan durasi terbang hingga 55 menit, Anda dapat menjangkau area luas dalam satu kali misi. Ditambah lagi adanya sistem hot swappable, Anda bisa mengganti baterai tanpa mematikan drone.

Baca juga: 7 Keuntungan Drone Inspeksi untuk Industri, Apa Saja?

5. DJI Matrice 300 RTK

Drone untuk Inspeksi Solar Panel
sc: Insigiht DJI

Selanjutnya adalah DJI Matrice 300 RTK yang dipasangkan dengan kamera Zenmuse H20T. Kombinasi ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan pembacaan suhu secara real time, sekaligus menangkap gambar visual dan thermal untuk mendeteksi gangguan pada panel surya.

Dengan kemampuan terbang hingga 55 menit dan jangkauan transmisi hingga 15 km, DJI Matrice 300 RTK cocok untuk inspeksi solar farm yang luas. Kamera Zenmuse H20T juga dilengkapi dengan fitur lengkap seperti kamera zoom, kamera wide, sensor thermal radiometrik, dan laser rangefinder.

Salah satu keunggulan drone ini adalah kemampuannya untuk melakukan otomatisasi penerbangan. Setelah jalur penerbangan ditentukan, drone bisa terbang secara otomatis mengikuti rute tersebut. Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti pengaturan gimbal yang perlu disesuaikan secara manual.

6. DJI Matrice 30T

Drone untuk Inspeksi Solar Panel
sc: Peta Pixel

Diurutan ketiga adalah DJI Matrice 30 T. Drone ini dilengkapi dengan kamera thermal beresolusi 640 x 512 piksel yang mampu mendeteksi anomali pada panel surya secara cepat dan akurat. Dengan frame rate 30 fps dan kemampuan overlap citra hingga 90%, M30T bisa mengidentifikasi titik panas atau kerusakan pada sistem PV. 

Ditambah dengan kemampuan terbang hingga 41 menit dan radius operasi sejauh 7 km, drone ini cocok untuk memantau area solar farm yang luas. Selain performanya yang tangguh, DJI M30T juga dirancang untuk tahan terhadap cuaca ekstrem mulai dari suhu -20°C hingga 50°C dan angin kencang hingga 15 m/s. 

Dari segi baterai, drone ini sudah dibekali dengan sistem dual battery hot swappable, yang memungkinkan pergantian baterai tanpa mematikan perangkat. Tidak hanya itu, DJI Matrice 30T juga memiliki desain yang ringkas dan dapat dilipat sehingga membuat drone ini mudah dibawa dan dioperasikan di lapangan. 

7. DJI Mavic 3T

Drone untuk Inspeksi Solar Panel
sc: DSLRpros

Bagi Anda yang mencari drone ringkas tapi tetap bertenaga untuk inspeksi solar panel, DJI Mavic 3T bisa jadi pilihan terbaik. Drone ini dibekali kamera ganda yang menggabungkan kamera beresolusi tinggi dan kamera thermal 640×512 piksel pada 30Hz. Sehingga Anda dapat mendeteksi masalah pada panel surya dengan detail dan presisi. 

Dengan waktu terbang hingga 45 menit, Anda bisa menginspeksi area yang luas tanpa harus sering mengganti baterai. Selain itu, DJI Mavic 3T juga unggul dalam hal keamanan data. Fitur local data mode dan enkripsi AES-256 menjadikan drone ini cocok untuk proyek sensitif yang membutuhkan perlindungan data ekstra. 

Baca juga: Bagaimana Cara Kerja Drone Inspeksi? Ini Penjelasannya!

8. Autel EVO II Dual

Drone untuk Inspeksi Solar Panel
sc: Clearspot ai

Autel EVO II Dual adalah drone yang dirancang khusus untuk kebutuhan inspeksi industri, termasuk panel surya. Drone ini dilengkapi dengan sistem kamera ganda, yaitu kamera thermal 640 x 512 piksel dan kamera visual 48MP, yang mampu menangkap data secara detail. 

Hasilnya, setiap masalah seperti hotspot atau panel yang tidak berfungsi bisa dideteksi dengan mudah. Keunggulan lain dari drone ini juga terdapat pada jangkauan transmisi data hingga 9 km dan waktu terbang hingga 36 menit. Itulah mengapa drone ini cocok digunakan untuk mengelola inspeksi di solar farm berskala besar. 

Dengan koneksi video yang stabil dan jernih, Anda juga bisa memantau setiap titik panel secara real time. Ditambah lagi, Autel EVO II Dual sudah dilengkapi dengan fitur radiometric thermal imaging untuk melakukan pengambilan data suhu pada tiap piksel secara akurat.

9. Parrot Anafi USA

Drone untuk Inspeksi Solar Panel
sc: Okyc

Salah satu drone untuk inspeksi solar panel yang layak dipertimbangkan berikutnya adalah Parrot Anafi USA. Dilengkapi dengan kamera 4K HDR dan sensor thermal FLIR Boson, drone ini mampu mendeteksi overheat atau kerusakan tersembunyi pada panel surya.

Melalui kombinasi tersebut, Anda dapat mengidentifikasi masalah lebih cepat sebelum menimbulkan kerugian besar. Selain itu, drone ini juga ringan dan kokoh sehingga cocok digunakan di berbagai kondisi lapangan. Fitur zoom hingga 32 kali memungkinkan inspeksi dari jarak aman tanpa harus terbang terlalu dekat dengan panel. 

Ditambah dengan kemampuan flight plan automation, Parrot Anafi USA bisa terbang mengikuti jalur inspeksi secara otomatis. Dengan begitu, proses inspeksi solar panel jadi lebih cepat, akurat, dan minim intervensi manual.

10. SenseFly eBee X

Drone untuk Inspeksi Solar Panel
sc: Drone DJ

Drone untuk inspeksi solar panel yang terakhir adalah senseFly eBee X, drone tipe fixed wing yang cocok untuk pemetaan skala besar dan inspeksi secara luas. Dengan kemampuannya dalam menghasilkan peta thermal dan RGB secara bersamaan, drone ini mampu mengidentifikasi panel yang mati atau inverter bermasalah dengan cepat.

Keunggulan utama drone ini terletak pada jangkauan terbang hingga 200 hektar dalam satu kali misi. Selain itu, senseFly eBee X juga mendukung penggunaan modul RTK/PPK untuk meningkatkan akurasi posisi data hingga tingkat sentimeter. Artinya, data yang dikumpulkan sangat detail dan siap digunakan untuk keputusan teknis.

Baca juga: 7 Rekomendasi Drone untuk Pemetaan Proyek

Penutup

Kehadiran drone saati ini telah mengubah cara kerja inspeksi solar panel secara signifikan. Dari yang sebelumnya membutuhkan waktu lama, kini dapat dilakukan lebih cepat berkat drone. Bagi Anda yang ingin memastikan performa sistem panel surya tetap baik, menggunakan drone untuk inspeksi solar panel adalah langkah yang tepat.

Jika Anda ingin mulai menggunakan drone untuk kebutuhan inspeksi solar panel, percayakan saja ke Doran Corporate sebagai authorized distributor resmi DJI Enterprise di Indonesia. Temukan berbagai pilihan drone terbaik sekarang sesuai kebutuhan proyek Anda dengan menghubungi admin kami via WhatsApp.

Artikel Terkait:

March 9, 2026

March 7, 2026

March 5, 2026

March 4, 2026

March 3, 2026

March 3, 2026