Orang Bergolongan Darah A Lebih Rentan Tertular Corona?

Orang Bergolongan Darah A Lebih Rentan Tertular Corona

Menurut sebuah studi baru-baru ini, orang dengan darah tipe A mungkin memiliki peluang lebih tinggi untuk tertular virus corona baru. Penelitian ini, yang dapat dilihat pada medRxiv, dilakukan oleh sekelompok 19 peneliti Tiongkok dan memeriksa 2.173 pasien dengan COVID-19. Para pasien berasal dari rumah sakit di Wuhan dan Shenzhen.

Para peneliti kemudian menganalisis distribusi golongan darah pada populasi normal di setiap area dan membandingkannya dengan sampel pasien dengan virus, juga di setiap area, lapor Science Alert. Penulis menyimpulkan:

“Orang dengan golongan darah A memiliki risiko yang secara signifikan lebih tinggi untuk mendapatkan Covid-19 dibandingkan dengan golongan darah non-A,” bunyi laporan itu. “Sedangkan golongan darah O memiliki risiko yang secara signifikan lebih rendah untuk infeksi dibandingkan dengan darah non-O kelompok.”

Seberapa benar informasi ini?

Tim menyebutkan bahwa studi mereka belum ditinjau oleh rekan sejawat. Ini berarti belum dievaluasi dan karena itu tidak boleh digunakan sebagai panduan klinis.

Menurut penelitian, populasi normal Wuhan memiliki distribusi golongan darah berikut:

31% tipe A

24% tipe B

9% tipe AB

34% tipe O

Sebagai perbandingan, mereka yang terkena virus adalah:

38% tipe A

26% tipe B

10% tipe AB

25% tipe O

Untuk memasukkannya ke dalam konteks lebih lanjut, penelitian ini juga menyatakan bahwa 85 dari 206 pasien yang meninggal karena Covid-19 di Wuhan memiliki golongan darah A. Presentasenya mencapai 63% lebih banyak daripada orang dengan golongan darah O yang meninggal.

Studi pendahuluan mencatat bahwa perbedaan serupa diamati di Shenzhen dan menemukan bahwa usia dan jenis kelamin tidak memainkan peran utama.

Peneliti utama Wang Xinghuan menulis: “Mungkin bermanfaat untuk memperkenalkan golongan darah ABO pada pasien dan tenaga medis sebagai bagian rutin dari manajemen SAR-CoV-2 (virus Covid-19) dan infeksi virus Corona lainnya untuk membantu menentukan opsi manajemen dan menilai tingkat paparan risiko orang.”

Menurut penelitian, mungkin ada hubungan antara orang dengan golongan darah A yang lebih rentan tertular virus Covid-19 dan keberadaan antibodi alami dalam darah, tetapi menambahkan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan kaitannya.

Oleh karena itu, perbandingan di atas menunjukkan bahwa walaupun ada sedikit variasi dalam angka antara populasi normal dan mereka yang dengan Covid-19, masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa orang dengan golongan darah O sepenuhnya kebal terhadap tertular virus, juga tidak berarti bahwa setiap orang yang kontrak virus akan menjadi tipe A. Namun, para peneliti mendesak pemerintah dan profesional medis untuk mempertimbangkan faktor ini ketika merawat pasien yang terinfeksi.

Leave a Reply

× Whatsapp