Garmin Sepeda GPS – Cara Memasang Speed Sensor dan Cadence Sensor

speed sensor cadance sensor gps sepeda

Garmin Indonesia Bersepeda merupakan kegiatan olahraga yang menyenangkan dan bisa dilakukan bersama siapapun. Saat Anda olahraga menggunakan sepeda statis atau di outdoor bersama teman, Anda mungkin ingin melihat bagaimana performa latihan / aktivitas bersepeda Anda. Semua data atau informasi itu bisa didapat dengan instalasi dua sensor GPS Garmin Sepeda yaitu Speed Sensor dan Cadence Sensor.

Instalasi kedua sensor dari GPS Sepeda Garmin tersebut bisa sangat membantu Anda melihat performa tubuh. Speed Sensor digunakan untuk mengetahui kecepatan bersepeda sekaligus jarak tempuh, meskipun menggunakan sepeda statis. Sedangkan Sensor Cadence berfungsi untuk mengetahui berapa kayuhan yang Anda tempuh menggunakan satuan RPM (Rotation Per Minute). Oleh karena itu sensor ini dipasang pada crank arm menggunakan karet tersendiri.

Artikel ini adalah reupload dari situs Dorangadget.com. Dsinisi akan membahas bagaimana cara pasang dan untuk mengetahui kecepatan bersepeda, jarak tempuh dan keseluruhan kayuhan yang Anda lakukan, walaupun menggunakan sepeda statis.

Cara Memasang Speed Sensor GPS Sepeda Garmin

sensor garmin sepeda

  • Pasang Speed sensor GPS Garmin bike pada freehub bagian belakang.

Karena jika Anda semisal latihan di turbo trainer atau roller, maka sensor ini masih dapat bekerja dengan sangat baik. Untuk posisi pemasangannya, pastikan tulisan Garmin bisa terbaca dari depan. Sebenarnya tidak ada aturan baku, tapi dari manual booknya akan lebih baik jika tulisannya berada di depan.

Selesai pemasangan speed sensor pada freehub, putar terlebih dahulu roda untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam pemasangan. Sehingga ketika Anda mengayuh dalam kecepatan tinggi, sensor tersebut tetap aman dan tidak jatuh.

Cara Memasang Cadence Sensor GPS Garmin Untuk Sepeda

gps sepeda garmin, gps garmin untuk sepeda

Cara pasang Cadence Sensor GPS Garmin bike pada crank arm cukup mudah dan akan lebih bagus jika memasangnya pada sebelah kiri. Karena jika memasangnya pada crank arm sebelah kanan ditakutkan akan terjadi hal-hal kurang menyenangkan. Seperti terkena rantai yang akan merusak sensornya.

Untuk posisi pemasangannya sendiri, pastikan penutup baterai sensor atau bagian belakang menempel pada crank arm dan logo Garmin berada di sisi luar menghadap ke rantai. Jika pemasangan selesai, putar dulu untuk memastikan sudah terpasang dengan aman, tidak bergesekan dengan apapun termasuk kaki Anda. Jika sudah aman, maka pemasangan sensor Cadence dan Speed Sensor GPS Garmin selesai.

Memastikan Kedua Sensor GPS Garmin Sepeda Terbaca

sensor sepeda garmin sepeda

Jika di sekitar tempat Anda mencoba pengetesan tidak ada sensor lain, maka Anda bisa melakukan auto detection. Namun jika banyak sensor di sekitar Anda, lebih baik melakukan deteksi secara manual.

Untuk pengetesan Cadence Sensor, Anda bisa memutar Crank arm dan fokus ke tabel Cadence pada GPS Garmin sepeda . Jika angkanya berubah, maka sensor Cadence sudah bekerja dan pemasangan sudah tepat.

Sedangkan untuk pengetesan Speed Sensor, putar roda belakang baik kedepan atau kebelakang. Fokus pada tabel Speed, jika angkanya berubah, maka sensor sudah bekerja dan pemasangan sudah tepat.

Baca: GPS Garmin Edge 530 vs 830 vs 1030: Perbedaan, Perbandingan dan Ulasan Lengkap

Penutup

Seperti itulah pemasangan sensor speed dan cadence sensor GPS Garmin sepeda untuk, cukup mudah dan hasilnya akan langsung terlihat. Jika Anda belum memiliki Garmin GPS untuk menemani hobi bersepeda Anda, sekaranglah saatnya untuk mulai peduli dengan perkembangan stamina tubuh Anda.

Untuk Anda yang sedang mencari Gadget seperti GPS Sepeda Garmin atau Garmin Watch, Drone DJI, Kamera GoPro dan lain sebagainya. Kunjungi situs kami dan dapatkan harga spesial promo untuk produk kesukaan Anda. Produk yang kami jual pasti ori dengan harga miring.

× Whatsapp