3 Kebiasaan Singkat untuk Tingkatkan Fokus

Seringkali kita dapat dibuat kesal dengan hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari. Stres yang dialami kerap merupakan akibat dari efek “bola salju”. Kita tidak sengaja melakukan kesalahan kecil, lalu bertambah kesal karena kesalahan lainnya. Kita menjadi lebih mudah tersinggung.

Pengulangan yang negative ini bisa jadi adalah hasil dari pemikiran negatif. Sebaiknya kita memang mengambil jeda sebentar setelah melakukan satu kesalahan. Dengan itu, kita bisa lebih tenang sehingga tidak akan melakukan kesalahan berikutnya.

Kita tidak harus begitu cepat menyerah pada kejadian yang tampak seperti akhir dari segalanya dalam kehidupan kita sehari-hari. Terkadang, kita hanya perlu mengambil waktu sejenak untuk menyelaraskan diri kita dari dalam ke luar untuk kembali ke jalurnya. B adalah tiga hal yang sangat sederhana dan cepat yang dapat Anda lakukan di pagi hari (dan sepanjang hari) yang akan membantu Anda tetap di jalur.

Buat daftar ucapan terima kasih

Dalam penelitian psikologi positif, syukur secara konsisten dikaitkan dengan kebahagiaan yang lebih besar. Mengenali semua yang telah diberkati setiap hari dapat membantu Anda menempatkan hidup Anda ke dalam perspektif dan melihat masalah tertentu dalam cahaya yang segar, lebih optimis.

Mulailah setiap pagi dengan daftar tertulis tiga hal yang Anda syukuri, dan benar-benar rasakan rasa syukur itu. Jangan menuliskan hal-hal karena perasaan berkewajiban berbicara dari hati. Anda mungkin mulai memperhatikan pikiran Anda secara tidak sengaja menuju daftar ini sepanjang hari, dan itu akan membantu Anda tetap membumi.

Meditasi

Meditasi sangat bermanfaat dan praktis untuk sejumlah alasan. Salah satunya untuk melatih pikiran agar tetap fokus pada tugas atau ide untuk periode waktu yang lebih lama dan sepenuhnya didasarkan pada saat ini (sebagai lawan dari perhatian tentang masa depan atau masa lalu).

Jika Anda baru melakukan meditasi, cukup duduk dalam posisi duduk yang nyaman dan fokuslah pada napas Anda. Setiap kali sebuah pikiran muncul di kepala Anda, jangan mengejar lebih jauh. Cukup tanpa menghakimi, biarkan ia melayang pergi dan fokuskan kembali perhatian Anda pada jeda napas “masuk dan keluar”.

Jika Anda menjadi frustrasi, jangan khawatir. Sama seperti dengan keterampilan baru, latihan ini membutuhkan waktu untuk menjadi terbiasa. Terus lakukan itu, dan hanya fokus untuk bebas dari penilaian dan kembali ke nafas.

Pada waktunya, Anda akan mulai memperhatikan bahwa Anda tidak hanya lebih fokus pada tugas-tugas harian Anda, tetapi juga bahwa Anda lebih memperhatikan apa yang terjadi di sekitar Anda. Ketika ada lebih sedikit pikiran yang mengganggu dan gelisah yang berdengung di kepala Anda, Anda mulai mengambil lebih sering pada seluk-beluk indah kehidupan.

Tetapkan niat

Sebelum menjalani hari Anda, bisa sangat mendasar untuk menyelaraskan kembali dengan tujuan Anda. Ingatkan diri Anda setiap pagi tentang apa tujuan akhir hidup Anda, dan ciptakan satu atau lebih niat untuk periode 12 jam tertentu yang sesuai dengan prinsip Anda. Seringlah melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain (dengan kata lain untuk berempati) dan untuk selalu tumbuh (secara emosional, spiritual, bijaksana dalam karier, dan lain-lain).

Leave a Reply

× Whatsapp