8 Cara untuk Mengatasi Gejala PMS

Kram, sakit perut, perubahan suasana hati, dan kembung adalah tanda-tanda paling jelas dari sindrom pramenstruasi (PMS) setiap bulan. PMS adalah hal biasa bagi banyak wanita. Delapan hingga dua puluh persen wanita mengalami beberapa bentuk gejala PMS yang mungkin ringan hingga berat. Gejala-gejala ini dapat bersifat fisik maupun emosional. Beberapa wanita mengalami kram dan kembung, sementara untuk beberapa orang lain mungkin ada serangan ekstrim dari perubahan suasana hati dan kecemasan. Apapun itu, penyebab dan gejala PMS telah dikaitkan dengan kadar hormon dan bahan kimia yang berfluktuasi di otak.

  1. Mencatat Gejala Menstruasi

Mengelola PMS dimulai dengan mempertahankan buku harian menstruasi. Buku harian harus mencakup informasi terperinci tentang setiap siklus menstruasi. Ini membantu dalam melacak siklus menstruasi Anda dan mengidentifikasi pola yang membantu merencanakan masa depan untuk mengelola menstruasi. Anda harus mencatat gejala yang Anda alami setiap waktu, tanggal dan durasi, bagaimana perasaan Anda atau jika ada sesuatu yang tidak biasa.

  1. Makan dengan Porsi Kecil yang Sering

Makanlah porsi kecil dari makanan yang sering daripada makanan berat. Makan yang berat dapat menyebabkan peningkatan asupan karbohidrat dan menyebabkan fluktuasi kadar gula dalam darah. Ini juga akan membantu mengurangi kembung. Alih-alih dua atau tiga kali makan berat, bagilah asupan makanan Anda menjadi enam kali makan lebih kecil dan makanlah secara berkala.

  1. Hindari Kafein, Alkohol, dan Gula

Membatasi asupan kafein, cokelat, dan gula, atau menghindarinya sama sekali dua minggu sebelum menstruasi dapat membuat perbedaan besar. Kafein meningkatkan kecemasan, kegugupan, dan insomnia. Berhenti minum alkohol dapat memiliki hasil yang luar biasa karena alkohol bekerja sebagai penekan dan dapat menjadi bumerang gejala PMS. Menghindari makanan manis seminggu sebelum menstruasi dapat mengurangi kemungkinan perubahan suasana hati yang terkait dengan fluktuasi kadar gula dalam darah.

  1. Berhenti Merokok

Kita semua tahu merokok berbahaya bagi kesehatan. Jika Anda masih mencari alasan untuk berhenti, alasan ini tampaknya akan bekerja. Wanita yang merokok lebih rentan mengalami gejala pramenstruasi berat. Kemungkinan kram menjadi lima puluh persen yang dapat berlangsung selama dua hari atau lebih.

  1. Berolahraga secara teratur

Berolah raga secara teratur setidaknya selama dua setengah jam dalam seminggu. Ini dapat mengangkat suasana hati Anda dan memberikan bantuan dari kecemasan dan gangguan. Latihan fisik dapat menangkal beberapa perubahan hormonal yang meningkatkan PMS. Ini karena, ketika kita berolahraga, tubuh kita melepaskan endorphin, yang lebih dikenal sebagai bahan kimia otak yang baik. Berolahraga juga membantu menghilangkan rasa sakit.

  1. Tingkatkan Asupan Kalsium

Suplemen kalsium dan makanan kaya kalsium dapat membantu meringankan gejala PMS pada beberapa wanita. Faktanya, ini adalah salah satu penghancur PMS terkuat. Susu dan produk susu tinggi kalsium dan konsumsi susu telah dikaitkan dengan berkurangnya kram, kembung dan mengidam makanan dan adhesi. Anda juga mungkin memiliki almond yang merupakan sumber kalsium yang kaya. Suplemen kalsium yang tersedia tanpa resep merupakan sumber kalsium lain yang mudah didapat di mana-mana.

  1. Kelola Nyeri

Dismenore atau nyeri haid disebabkan karena kontraksi rahim. Rahim menjadi otot, dapat menekan pembuluh darah terdekat, ketika kontraksi lebih kuat. Ini dapat memotong suplai oksigen ke jaringan ototnya. Ketika jaringan otot rahim kehilangan pasokan oksigen, itu dapat menyebabkan rasa sakit.

  1. Kurangi Stres

Beberapa wanita mengalami perubahan suasana hati yang sangat liar dan tidak terkendali, mudah marah dan cemas. Stres dapat menambahnya. Cobalah teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, pijat tubuh, atau dengarkan musik yang bagus. Dan terlepas dari semua ini, cukup tidur.

Leave a Reply

× Whatsapp